Wali Kota Medan Minta Polisi Tembak Mati Begal, Komisi III DPR: Dibasmi Tapi Tak Harus Ditembak Mati       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 12 Jul 2023 21:12 WIB ·

Wali Kota Medan Minta Polisi Tembak Mati Begal, Komisi III DPR: Dibasmi Tapi Tak Harus Ditembak Mati


Ilustrasi Begal. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Begal. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengimbau aparat untuk bertindak tegas terhadap begal, meskipun harus menembak mati.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, pun setuju bahwa Polri harus bertindak tegas untuk memberantas begal.

“Aparat kepolisian seharusnya sudah mengenali para penjahat yang ada di negara kita. Sikap pencegahan seharusnya diambil di awal, tetapi jika hal itu tidak memungkinkan, maka sikap tegas harus diambil oleh anggota Polri di lapangan,” kata Sahroni dikutip Rabu (12/7/2023).

Sahroni menjelaskan bahwa begal memiliki berbagai macam model kejahatan. Namun, menurutnya, mereka semua adalah penjahat yang harus diberantas.

“Meskipun begal memiliki variasi model kejahatan yang berbeda-beda, mereka tetap dianggap penjahat dan harus diberantas,” ucapnya.

BACA JUGA:  UMP Jabar 2023 Naik 7,88 Persen, Ridwan Kamil: Selamatkan Buruh dan Dunia Usaha

Namun demikian, anggota Fraksi NasDem ini berpendapat bahwa tindakan tegas Polri tidak harus berarti menembak mati.

Menurutnya, Polri pasti memiliki cara-cara tertentu untuk mengurangi aksi begal.

“Kita serahkan kepada Polri untuk menangani kasus-kasus tersebut. Jika suatu tindakan telah dilakukan dua kali oleh orang yang sama, Polri harus bertindak tegas. Namun, tegas di sini tidak berarti harus menembak mati, karena dalam penggunaan senjata api harus ada peringatan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebelumnya, melalui akun Twitter-nya, Bobby Nasution mengungkapkan pernyataan tentang menembak mati begal pada tanggal 8 Juli 2023.

BACA JUGA:  Gonjang-Ganjing Pilkada Kabupaten Bekasi, Pribumi atau Non Pribumi

Bobby menyatakan bahwa kejahatan begal dan geng motor telah menjadi ancaman bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, saya berharap pihak kepolisian lebih tegas dalam menindak para pelaku di lapangan, walaupun itu berarti harus menembak mati,” kata Bobby.

Selanjutnya, Bobby juga menegaskan kembali dukungannya terhadap penembakan mati begal.

“Begal dan pelaku kejahatan tentu tidak memiliki tempat di Kota Medan. Tindakan mereka telah meresahkan, sehingga tindakan tegas dari aparat kepolisian adalah langkah yang tepat karena kita menginginkan ketenangan dan keamanan di Medan,” tegas Bobby Nasution dalam keterangan pada Selasa (11/7) kemarin.

Penjelasan Wali Kota Medan Bobby Nasution

Organisasi KontraS Sumatera Utara sempat mengkritik pernyataan Bobby.

BACA JUGA:  Jasa Raharja dan Korlantas Polri Tinjau Command Center KM 29, Pastikan Kesiapan Arus Balik Idulfitri 2026

Menurut KontraS Sumut, pernyataan Bobby terlalu sembrono dan mendukung tindakan ekstrajudisial yang berpotensi melanggar aturan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bobby kemudian memberikan tanggapan terhadap kritik tersebut.

“Tanggapan saya untuk LBH (Lembaga Bantuan Hukum) sama dengan tanggapan untuk KontraS juga. Oh iya, saya mengucapkan terima kasih kepada LBH atas dukungannya,” ujar Bobby dalam keterangan dilansir detikSumut pada Rabu (12/7).

Ketika ditanya apakah penindakan terhadap begal harus dilakukan dengan menembak mati, Bobby meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada masyarakat.

“Lebih baik tanyakan saja kepada masyarakat,” ucapnya.

 

Editor: Uje

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

20 Titik Charger Disiapkan, Kadin Bekasi Bidik Ekosistem Kendaraan Listrik

15 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Pererat Sinergi, Kapolres Metro Bekasi Kota Silaturahmi ke Sekretariat PWI Bekasi Raya

14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Silaturahmi Kapolres Metro Bekasi Kota

Fitur Imah Aing Dibuka, Warga Jabar Bisa Ajukan Perbaikan Rutilahu Gratis

14 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Imah Aing

81 Jembatan Merah Putih Dibangun, Akses Warga Sumsel Makin Mudah

13 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Jembatan Merah Putih

Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasa Raharja Percepat Pendataan

13 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Dapat Kesempatan

12 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Magang Nasional
Trending di NEWS