Taman Baca Masyarakat di Desa Cikarageman Setu, 'Belajar Sambil Bermain'       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 9 Jul 2022 18:02 WIB ·

Taman Baca Masyarakat di Desa Cikarageman Setu, ‘Belajar Sambil Bermain’


Taman Baca Masyarakat di Desa Cikarageman Setu, ‘Belajar Sambil Bermain’ Perbesar

BEKASI – Taman Baca Masyarakat atau TBM adalah salah satu perpustakaan skala kecil untuk membaca yang kemudian juga bisa ditambah dengan adanya berbagai kegiatan atau aktivitas belajar lain.

TBM tentunya dapat memberikan dampak positif yang juga sebagai pendukung sarana pendidikan bagi masyarakat dengan menyediakan ruang untuk membaca.

Hal ini juga yang dilakukan sekumpulan muda mudi yang tergabung dalam komunitas Kejora Muda dan Pemuda Masjid Al-Magfiroh dengan membentuk sebuah Taman Baca Masyarakat atau TBM di lingkungannya.

Mereka memanfaatkan Majelis Ta’lim Al-Magfiroh sebagai tempat yang berlokasi di Kp. Sawah RT 003/003 Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:  Pemdes Ciledug Konsisten Dalam Pelaksanaan Program Ketahanan Pangan

“Taman Baca Masyarakat ini kami mengusung tema BISAIN yaitu Belajar Sambil Bermain,” ungkap Mista yang akrab disapa bang Koik selaku pengurus Taman Baca Masyarakat pada Komunitas Kejora Muda dan Pema. (9/7).

Ia mengatakan bahwa kegiatan atau aktivitas Belajar Sambil Bermain ini rutin dilakukan pada setiap hari Minggu atau satu hari dalam satu pekan.

“Berhubung besok hari Minggu itu hari raya Idul Adha, makanya tadi mulainya di hari Sabtu. Biasanya waktunya itu dari jam 8 pagi sampai jam 10 siang,” katanya.

BACA JUGA:  Korban Truk Tabrak Pemotor di Lenteng Agung Tak Dapat Santunan Jasa Raharja, Ini Alasannya

Mista menjelaskan awal dari pembentukan Taman Baca Masyarakat di lingkungannya itu, karena keprihatinannya terhadap anak-anak usia dini yang sudah mulai aktif menggunakan smartphone atau gedget.

Kemudian berinisiatif membentuk Taman Baca Masyarakat ini sejak 2019 lalu dengan harapan dapat mengubah pola anak-anak dalam bermain gedget.

“Makanya saya dan kawan-kawan berinisiatif bagai mana hari ini anak-anak bisa mengurangi bermain Hp. Nah di bikin lah kesibukan tiap hari Minggu pagi jam 8 sampai jam 10,” jelasnya.

BACA JUGA:  Diduga Lawan Arah, 7 Pemotor Ditabrak Truk di Lenteng Agung

Untuk target anak, kata dia, dari usia Paud sampai kelas 6 SD dengan jenis kegiatan yang bisa dilakukan seperti menghitung, membaca dan bermain.

Adapun pembimbing kegiatan belajar mengajar di Taman Baca Masyarakat itu, selain dari para relawan juga dibantu dengan adanya sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi.

“Sekarang alhamdulillah dibantu juga oleh Mahasiswa IPB KKN. Kemudian kedepannya kita juga berencana bakal menggarap bank sampah sebagai salah satu sumber daya yang dapat kita kelola secara bersama-sama,” pungkasnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tiga Lembaga Gagas, Sosialisasikan Perlindungan Hukum Penelantaran Rumah Tangga

26 Januari 2026 - 14:22 WIB

HK Damin Sada: Pluralisme adalah Akar Sejarah dan Identitas Bekasi

26 Januari 2026 - 12:23 WIB

BGN Tegaskan Tak Ada Kebijakan Pengadaan Susu Secara Khusus dalam Program MBG

26 Januari 2026 - 09:59 WIB

Susu MBG

Meski Jalan Provinsi, Wali Kota Bekasi Pastikan Penanganan Cepat

25 Januari 2026 - 07:59 WIB

Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Diproyeksikan Fungsional saat Idulfitri 2026

24 Januari 2026 - 13:51 WIB

Panen Emas Merah Putih di Hari Ketiga ASEAN Para Games 2025

24 Januari 2026 - 11:19 WIB

ASEAN Para Games
Trending di NEWS