BUMDes di Kecamatan Setu Jadi Sorotan DPMD Kabupaten Bekasi       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 23 Sep 2025 17:02 WIB ·

BUMDes di Kecamatan Setu Jadi Sorotan DPMD Kabupaten Bekasi


Peninjauan Bumdes di Setu Oleh DPMD Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Peninjauan Bumdes di Setu Oleh DPMD Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pemerintah Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, kini semakin fokus pada program ketahanan pangan guna mendukung perekonomian masyarakat.

Upaya yang sejalan dengan kebijakan tambahan alokasi dana desa sebesar 20% (persen) yang diprioritaskan untuk sektor pangan, dengan tujuan memberikan harga lebih murah dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan berkualitas.

Menurut Chabib Soleh, Ketua Tim Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, terdapat 11 desa di Kecamatan Setu yang menjalankan program BUMDes, sebagian besar bergerak di bidang peternakan sapi, kambing, hingga usaha pertanian.

BACA JUGA:  Kadis Perkimtan Adakan Rapat Evaluasi Kinerja Pegawai Non ASN

BUMDes mengembangkan berbagai usaha pangan dengan hasil seperti padi, cabai, mentimun, hingga telur ayam. Produk tersebut dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran, sebagai upaya membantu meringankan beban belanja masyarakat.

Program ini terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi prioritas pada tahun 2025. Chabib menyampaikan hal ini dalam keterangan resmi pada Senin (22/9/2025).

BACA JUGA:  Tragis! Pasutri Tewas dalam Peristiwa Kebakaran di Depok

Program BUMDes difokuskan di 11 desa di Kecamatan Setu, salah satunya Desa Kertarahayu yang juga mengembangkan sektor wisata untuk mendongkrak perekonomian, meski sektor pangan tetap jadi prioritas utama.

Chabib menekankan pentingnya pengelolaan yang baik agar BUMDes bisa terus berkelanjutan. Hasil monitoring DPMD juga diarahkan untuk mencari desa yang dapat dijadikan contoh terbaik dalam pengelolaan usaha dan administrasi, sehingga bisa menjadi model bagi desa lain.

BACA JUGA:  Target Rp3,8 Triliun, Bapenda Kabupaten Bekasi Genjot Penerimaan Pajak 2026

DPMD memberikan bimbingan teknis (Bimtek) bagi para pengelola BUMDes agar mampu meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan administrasi keuangan.

“Hasil pelatihan ini diharapkan bisa langsung diterapkan di BUMDes masing-masing dan berdampak positif bagi peningkatan usaha,” jelas Chabib.

Ke depan, DPMD Kabupaten Bekasi menargetkan agar seluruh BUMDes di 23 kecamatan dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan pekerjaan, penguatan ekonomi desa, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

 

(Red/Sky)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Tekankan Kolaborasi Pembangunan

16 April 2026 - 20:57 WIB

Lapdu Diterima, Kuasa Hukum Desak Kejari Subang Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Ambulans

15 April 2026 - 21:29 WIB

Korupsi Ambulans

Dishub Kabupaten Bekasi Optimalkan Sistem Layanan Aplikasi KIR Online Bekasi

15 April 2026 - 12:13 WIB

KIR Online Bekasi

Halal Bihalal Pensiunan, Wawali Bekasi Perkuat Silaturahmi

15 April 2026 - 11:12 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Thrifting Ilegal di Perbatasan NTT

14 April 2026 - 16:28 WIB

Polda NTT

Tri Adhianto dan Dirut Tirta Patriot Raih Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 11:30 WIB

Trending di NEWS