Dendam Lama Picu Penikaman Nus Kei       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 21 Apr 2026 16:51 WIB ·

Dendam Lama Picu Penikaman Nus Kei


Dendam Lama Picu Penikaman Nus Kei Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Daerah Maluku mengungkap motif di balik kasus penikaman terhadap Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora yang dikenal sebagai Nus Kei. Dari hasil pemeriksaan, dua tersangka mengaku aksi tersebut dipicu oleh dendam pribadi.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa kedua pelaku menaruh sakit hati karena meyakini korban terlibat sebagai dalang dalam kematian saudara mereka, Fenansius Wadanubun alias Dani Holat.

BACA JUGA:  Usai Viral, Band Sukatani Ditawari Jadi Duta Polri

“Motifnya adalah balas dendam. Mereka percaya korban berada di balik pembunuhan saudara mereka,” ujar Rositah, Senin (20/4/2026).

Berdasarkan pengakuan tersangka, insiden yang menewaskan saudara mereka terjadi pada 2020 di kawasan Bekasi, tepatnya di sekitar Apartemen Metro Galaxy Kalimalang.

Polisi juga menyebut hubungan antara pelaku dan korban bukan orang asing. Keduanya diketahui saling mengenal, yang turut memperkuat latar belakang dendam dalam kasus tersebut.

BACA JUGA:  Wawali Bekasi Melayat Korban Ledakan SPBE Cimuning, Korban Meninggal Jadi Empat

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dua Pelaku Penikaman Ketua DPC Golkar Malra Hingga Tewas Ditangkap, Polisi Dalami Motif

20 April 2026 - 11:44 WIB

Ketua DPC Golkar Malra

12 Ribu Warga Meriahkan Festival Adu Bedug dan Dondang Mustika Jaya

19 April 2026 - 23:46 WIB

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

19 April 2026 - 17:55 WIB

Halalbihalal MKR Group Jadi Ajang Silaturahmi dan Kolaborasi Strategis

19 April 2026 - 09:12 WIB

DPC PERADI SAI Bekasi Raya Sukses Gelar Rakercab di Hotel Merbabu Bekasi

18 April 2026 - 21:26 WIB

PERADI SAI Bekasi Raya

TP PKK Kota Bekasi Ikuti Lomba Paduan Suara Wanoja Sunda di Purwakarta

18 April 2026 - 08:50 WIB

Trending di NEWS