Kuliah Tamu di UGM, PT Jasa Raharja Tekankan Pentingnya Etika dan Kepatuhan dalam Bisnis Berkelanjutan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 8 Apr 2026 09:57 WIB ·

Kuliah Tamu di UGM, PT Jasa Raharja Tekankan Pentingnya Etika dan Kepatuhan dalam Bisnis Berkelanjutan


Photo: Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam kuliah tamu di Program MBA Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada  (Doc.Ist) Perbesar

Photo: Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam kuliah tamu di Program MBA Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Doc.Ist)

konteksberita.com | YOGYAKARTA – Penerapan etika bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi elemen kunci dalam menjaga keberlanjutan perusahaan, khususnya bagi lembaga yang bergerak di sektor pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam kuliah tamu di Program MBA Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada pada Selasa (31/03/2026).

Kuliah bertajuk Business Ethics for Sustainability tersebut diikuti mahasiswa MBA/IMBA Angkatan 87 dan berlangsung di Faculty Meeting Room (FMR) MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta.

BACA JUGA:  Dualisme PWI Banten Berakhir, Semua Pihak Terima Keputusan PWI Pusat

Dalam materinya, Harwan menegaskan bahwa implementasi kepatuhan tidak cukup hanya memenuhi kewajiban administratif. Lebih dari itu, kepatuhan harus menjadi bagian integral dari strategi dan budaya perusahaan.

Ia menjelaskan bahwa integrasi antara governance, risk, dan compliance (GRC) dapat memperkuat sistem pengambilan keputusan serta meminimalkan potensi risiko operasional.

“Kepatuhan yang dijalankan secara konsisten akan menciptakan kepercayaan publik, yang pada akhirnya menjadi modal utama bagi keberlangsungan perusahaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Jasa Raharja mengedepankan prinsip integritas melalui penerapan Code of Conduct, kebijakan zero tolerance terhadap fraud, serta penguatan budaya etika di seluruh lini organisasi.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Upah Minimum Nasional 2025 Sebesar 6,5 Persen

Transformasi digital juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan transparansi dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sistem seperti ekosistem GRC dan platform JRCare dikembangkan untuk mempercepat proses layanan santunan sekaligus memastikan akuntabilitas pengelolaan dana publik.

Sementara itu, Direktur MBA FEB UGM Amin Wibowo menyampaikan bahwa kehadiran praktisi industri memberikan perspektif nyata bagi mahasiswa dalam memahami penerapan etika bisnis di dunia kerja.

BACA JUGA:  Bayi Disandera Ayah, Personil SatBrimob Polda Metro Jaya Bergegas Lakukan Penyelamatan

Menurutnya, kolaborasi antara akademisi dan praktisi merupakan bagian penting dalam memperkaya proses pembelajaran di program MBA.

Kuliah tamu tersebut dimoderatori oleh dosen FEB UGM Wuri Handayani dan diikuti 57 peserta, serta turut dihadiri Guru Besar FEB UGM Eko Suwardi.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa terkait tantangan penerapan etika bisnis dan tata kelola perusahaan di era modern. (Ron)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor 

16 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sidang Ade Kuswara Kunang: Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

16 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sidang Ade Kuswara Kunang

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional 

16 Juli 2026 - 10:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Sidak Peternakan Ayam di Permukiman Pasirgombong

15 Juli 2026 - 23:29 WIB

BUMDes Pasirgombong

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang Menguak, Eks Kabid Pasar Ditahan Kejari Bekasi

15 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

SMKN 1 Setu
Trending di NEWS