KONTEKSBERITA.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat melaksanakan Siaga Idulfitri 1447 Hijriah pada periode 16-31 Maret 2026 dengan mengerahkan 4.993 personel.
Mereka didukung 437 unit mobil operasional dan 247 unit sepeda motor untuk mempercepat respons penanganan gangguan listrik.
Beban puncak listrik di Jawa Barat diproyeksikan mencapai 8.085 MW pada 30 Maret 2026, dengan cadangan daya sekitar 8.021 MW. Pada Hari Raya Idulfitri, beban puncak diproyeksikan 5.139 MW dengan cadangan daya 10.967 MW.
PLN UID Jawa Barat telah menyiapkan posko siaga di 289 lokasi dan fokus mengamankan 545 lokasi prioritas, termasuk 132 tempat ibadah, 205 instansi dan objek vital, 67 titik transportasi, 114 lokasi wisata, dan 27 rest area.
“PLN UID Jawa Barat menggelar Siaga Idulfitri dengan mengerahkan seluruh sumber daya terbaik. Kami berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap andal dan berkualitas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” kata General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo.
PLN juga menyiagakan berbagai peralatan pendukung, di antaranya 112 unit genset, 124 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit Unit Kabel Bergerak (UKB), 32 unit UPS, serta 23 unit crane untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan.
Sugeng menambahkan bahwa seluruh personel PLN bersiaga penuh selama 24 jam guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang.
“Momentum Lebaran adalah saat yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu seluruh petugas PLN bersiaga penuh untuk menjaga listrik tetap andal selama periode Siaga Idulfitri,” tutup Sugeng.
(Red/Sky)








