Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2, Menuntut Harga Laik       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 6 Mar 2026 13:05 WIB ·

Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2, Menuntut Harga Laik


Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2. (Dok: Istimewa) Perbesar

Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Warga Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Namah dan Wandi memastikan bakal menolak eksekusi jika belum ada kesepakatan harga dan pembayaran terkait lahan mereka yang terkena proyek Tol Jakarta-Cikampek 2. Meski belum ada kesepakatan, tanah mereka sudah dilakukan pengukuran oleh pihak pengadilan. Kamis, (5/3/2026).

Wandi dan keluarga merasa terintimidasi dengan pengukuran yang dilakukan dengan mengerahkan puluhan personil keamanan.

“Kami belum bisa menerima dengan harga yang mereka tentukan, malah kita mau dieksekusi, kita orang-orang kecil gini benar-benar susah mencari keadilan,” kata Asep Suwandi selaku perwakilan keluarga.

BACA JUGA:  Mulai 2024, TPU di Kabupaten Bekasi Bebas Biaya Retribusi

Asep menilai harga yang ditawarkan untuk pembebasan lahan tol sangat tidak laik. Tanah mereka ditawar hanya 400 ribu per meter, dengan harga segitu mereka kesulitan untuk mencari tanah pengganti.

“Jauh dari kata manusiawi, karena kita berdempetan, disebelah saya itu harga dua juta, itu lokasi nempel sama lokasi tanah kita. Kita tidak pernah melakukan perlawanan apapun, mereka datang bawa pasukan,” tuturnya.

Asep dan keluarga memastikan tidak menolak adanya proyek strategis nasional, mereka hanya ingin keadilan dengan mendapatkan harga yang laik. Mereka juga meminta agar proses eksekusi ditunda sampai ada kesepakatan harga yang memuaskan.

BACA JUGA:  Polsek Setu Jaga Keamanan Ibadah Natal di Distrik Sakura

Sementara itu, Kepala Desa Kertarahayu Rudi Catur Pribadi berharap pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi masyarakat yang menuntut ganti rugi yang laik.

“Penolakan hanya disini ada lima bidang, mereka menolak karena tidak sesuai harga. Harapan saya para pihak yang berkompeten disini selesaikan dengan cara wajar dan manusiawi, yang menolak jangan dipaksa karena tidak sesuai harga,” tuturnya.

Warga Kertarahayu terus menuntut keadilan dan harga yang layak untuk lahan mereka yang terkena proyek Tol Japek 2. Mereka berharap agar pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi mereka dan menyelesaikan masalah ini dengan cara yang adil dan manusiawi.

BACA JUGA:  Polisi Selidiki Peristiwa Tiga Mobil Terbakar di Halaman Parkir Masjid Al Falah Cirebon

Situasi di Desa Kertarahayu masih tegang, warga terus melakukan protes dan menolak eksekusi lahan mereka. Mereka meminta agar pihak terkait dapat segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan harga yang layak untuk lahan mereka.

Sementara itu juga, sampai berita ini diturunkan pihak tol Japek ll belum bisa ditemui awak media.

 

(Red/Sky)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Korban Pengeroyokan Tanjung Priok Diduga Diculik Sebelum Tewas

1 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pengeroyokan Tanjung Priok

Anthony Andhika Law Firm Ucapkan Selamat kepada Kapolri Suyudi

1 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Anthony Soroti Hukum dan Keadilan

1 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Burangkeng-Ciledug Dikeluhkan Pedagang, Omzet Anjlok karena Akses Tertutup

30 September 2026 - 17:27 WIB

Jalan Burangkeng-Ciledug

Polsek Setu Kawal Pelantikan 11 Pj Kades di Kecamatan Setu

29 September 2026 - 17:11 WIB

PJ Kades Setu

Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba, 85,9 Kg Sabu Disita

29 September 2026 - 15:16 WIB

Polda Lampung
Trending di NEWS