Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2, Menuntut Harga Laik       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 6 Mar 2026 13:05 WIB ·

Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2, Menuntut Harga Laik


Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2. (Dok: Istimewa) Perbesar

Warga Kertarahayu Setu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Warga Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Namah dan Wandi memastikan bakal menolak eksekusi jika belum ada kesepakatan harga dan pembayaran terkait lahan mereka yang terkena proyek Tol Jakarta-Cikampek 2. Meski belum ada kesepakatan, tanah mereka sudah dilakukan pengukuran oleh pihak pengadilan. Kamis, (5/3/2026).

Wandi dan keluarga merasa terintimidasi dengan pengukuran yang dilakukan dengan mengerahkan puluhan personil keamanan.

“Kami belum bisa menerima dengan harga yang mereka tentukan, malah kita mau dieksekusi, kita orang-orang kecil gini benar-benar susah mencari keadilan,” kata Asep Suwandi selaku perwakilan keluarga.

BACA JUGA:  UMP Jabar 2023 Naik 7,88 Persen, Ridwan Kamil: Selamatkan Buruh dan Dunia Usaha

Asep menilai harga yang ditawarkan untuk pembebasan lahan tol sangat tidak laik. Tanah mereka ditawar hanya 400 ribu per meter, dengan harga segitu mereka kesulitan untuk mencari tanah pengganti.

“Jauh dari kata manusiawi, karena kita berdempetan, disebelah saya itu harga dua juta, itu lokasi nempel sama lokasi tanah kita. Kita tidak pernah melakukan perlawanan apapun, mereka datang bawa pasukan,” tuturnya.

Asep dan keluarga memastikan tidak menolak adanya proyek strategis nasional, mereka hanya ingin keadilan dengan mendapatkan harga yang laik. Mereka juga meminta agar proses eksekusi ditunda sampai ada kesepakatan harga yang memuaskan.

BACA JUGA:  Ketua Umum DPP AWPI Lakukan Kunker Ke Lampung

Sementara itu, Kepala Desa Kertarahayu Rudi Catur Pribadi berharap pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi masyarakat yang menuntut ganti rugi yang laik.

“Penolakan hanya disini ada lima bidang, mereka menolak karena tidak sesuai harga. Harapan saya para pihak yang berkompeten disini selesaikan dengan cara wajar dan manusiawi, yang menolak jangan dipaksa karena tidak sesuai harga,” tuturnya.

Warga Kertarahayu terus menuntut keadilan dan harga yang layak untuk lahan mereka yang terkena proyek Tol Japek 2. Mereka berharap agar pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi mereka dan menyelesaikan masalah ini dengan cara yang adil dan manusiawi.

BACA JUGA:  Saksi Maylanie Lubis Ungkap Bukti Akta Van Dading Kasus EDCCash, Minta Hakim Putuskan Keadilan Ganti Rugi 690 miliar

Situasi di Desa Kertarahayu masih tegang, warga terus melakukan protes dan menolak eksekusi lahan mereka. Mereka meminta agar pihak terkait dapat segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan harga yang layak untuk lahan mereka.

Sementara itu juga, sampai berita ini diturunkan pihak tol Japek ll belum bisa ditemui awak media.

 

(Red/Sky)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pererat Sinergi, Kapolres Metro Bekasi Kota Silaturahmi ke Sekretariat PWI Bekasi Raya

14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Silaturahmi Kapolres Metro Bekasi Kota

Fitur Imah Aing Dibuka, Warga Jabar Bisa Ajukan Perbaikan Rutilahu Gratis

14 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Imah Aing

81 Jembatan Merah Putih Dibangun, Akses Warga Sumsel Makin Mudah

13 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Jembatan Merah Putih

Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasa Raharja Percepat Pendataan

13 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Dapat Kesempatan

12 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Magang Nasional

Rp1 Miliar Disalurkan, Baznas Bekasi Geser Pola Bantuan ke Pemberdayaan

11 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Trending di NEWS