Lurah Burangkeng Desak PT CMS Hentikan Pengiriman Tanah Proyek Tol Japek 2       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 4 Mar 2026 17:32 WIB ·

Lurah Burangkeng Desak PT CMS Hentikan Pengiriman Tanah Proyek Tol Japek 2


Lurah Burangkeng Desak PT CMS Hentikan Pengiriman Tanah Proyek Tol Japek 2. (Dok: Istimewa) Perbesar

Lurah Burangkeng Desak PT CMS Hentikan Pengiriman Tanah Proyek Tol Japek 2. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Lurah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Haji Sain, meminta proses pengiriman tanah untuk proyek Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan dihentikan sementara karena membuat pencemaran lingkungan secara fisik. Jalan raya Cinyosog licin dan berbahaya dikala musim hujan, serta berdebu jika tidak ada hujan, mengganggu penglihatan pengendara.

Nemin akan memanggil PT CMS, vendor pengiriman tanah, untuk mempertanggungjawabkan hal ini.

BACA JUGA:  Polres Metro Bekasi Ungkap Sejumlah Kasus Kejahatan di Kabupaten Bekasi

“Proyek apapun kalau mengganggu pengguna jalan, saya tidak terima. Ini kerjaan kaya begini, secara manusiawi di bulan puasa orang bekerja begini,” kata Nemin, Selasa (3/3/2026).

Nemin menuntut agar PT CMS memberikan solusi untuk mengatasi masalah ini dan mencegah kecelakaan.

“Harusnya kalau yang musim begini enggak usah masuk tanah Pak. Kasihan orang pengendara jalan, saya yang dimaki-maki warga seakan-akan saya tidak peduli,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kades H. A Saefullah: Inti Dari Peringatan 1 Muharram 1446 H, Meningkatkan Iman & Taqwa Kepada Allah SWT

Warga Desa Burangkeng juga telah memprotes proyek Tol Japek 2 karena merugikan petani dan warga sekitar. Mereka menuntut agar proyek tersebut tidak mengganggu kehidupan sehari-hari dan lingkungan.

Nemin berharap PT CMS dapat bertanggung jawab dan mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

“Saya tidak dapat apa-apa di sini tapi dicaci-maki rakyat. Saya ingin warga aman dan nyaman,” tegasnya.

BACA JUGA:  Jokowi Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RS Ngoerah, Bali

Pihak PT CMS belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Sementara itu, kondisi jalan raya Cinyosog masih dalam keadaan licin dan berbahaya, membuat warga khawatir akan keselamatan mereka.

 

(Red/Sky)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tak Lapor WNA via APOA, Pengelola Penginapan Terancam Denda Rp25 Juta

4 Maret 2026 - 17:29 WIB

Lurah Desa Burangkeng Marah, Jalan Cinyosog Licin dan Bahaya karena Proyek Tol

3 Maret 2026 - 23:09 WIB

Lurah Burangkeng

Operasi Ketupat 2026 Dimulai 13 Maret, Sinergi Nasional Diperkuat

3 Maret 2026 - 13:44 WIB

Polri Bongkar Tambang Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia

3 Maret 2026 - 12:58 WIB

Penyelundupan Pasir Timah

Klarifikasi Diabaikan, Fadliana Fadlan Pilih Diam Soal Sengketa Lahan Florence

2 Maret 2026 - 18:52 WIB

Fadliana Fadlan

Pelajar Bekasi Bersinar di Thailand dan Hong Kong

2 Maret 2026 - 14:22 WIB

Pelajar Bekasi
Trending di NEWS