Wamenag Dorong Pembelajaran Daring bagi Korban Banjir dan Percepat Perbaikan Rumah Ibadah       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 14 Des 2025 17:36 WIB ·

Wamenag Dorong Pembelajaran Daring bagi Korban Banjir dan Percepat Perbaikan Rumah Ibadah


Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii. (Dok: Istimewa) Perbesar

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii membuka peluang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring bagi peserta didik di lembaga pendidikan agama dan keagamaan yang terdampak bencana banjir.

Kebijakan ini disampaikan Wamenag usai meninjau langsung kondisi para korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dalam kunjungannya, Wamenag turut mendampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak di Aceh Utara, Tapanuli Selatan, serta Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatra Barat.

BACA JUGA:  PWI Bekasi Raya Akan Gelar OKK Selama 2 Hari

Wamenag menegaskan bahwa Kementerian Agama berkomitmen memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

“Khusus properti yang berada di bawah naungan Kemenag, kami ingin memastikan anak-anak yang belajar di pondok pesantren dan madrasah tidak kehilangan hak untuk terus belajar. Apabila kondisi fisik bangunan belum memungkinkan, maka kebijakan pembelajaran daring dapat diterapkan,” ujar Wamenag di Padang, Sabtu (13/12/2025).

Ia menambahkan, selain penanganan darurat yang telah dilakukan, pihaknya terus menghimpun pendanaan untuk merenovasi pondok pesantren dan madrasah yang mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat.

BACA JUGA:  Fasilitas Kesehatan Kanker Ibu dan Anak RSK Dharmais Diresmikan

Menurut Wamenag, tahap awal penanganan difokuskan pada respons darurat guna membantu masyarakat bertahan dan tetap memiliki semangat pascabencana. Setelah itu, barulah dilakukan perbaikan terhadap properti yang mengalami kerusakan.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wamenag juga memberi perhatian khusus pada kesiapan rumah ibadah umat Kristiani. Ia meminta jajaran Kemenag di daerah segera melaporkan kerusakan gereja agar pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru tidak terganggu.

BACA JUGA:  Apresiasi untuk Pewarta, Ajang PLN Journalist Awards 2025 Resmi Dibuka

Selain gereja, sejumlah masjid, musala, dan surau juga dilaporkan mengalami kerusakan. Saat ini, Kemenag tengah melakukan pendataan agar perbaikan dapat segera dilakukan sehingga rumah ibadah dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya.

“Perbaikan fisik memang sangat mendesak, namun ketenangan psikis masyarakat juga penting dan itu dibangun melalui kegiatan keagamaan. Karena itu, rumah-rumah ibadah harus segera diperbaiki,” tegas Wamenag.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Bekasi Perkuat Vokasi Dunia Industri untuk Serap Tenaga Kerja Lokal

21 Juli 2026 - 22:22 WIB

Tenaga Kerja Lokal

BNK Kabupaten Bekasi Kampanyekan Hidup Sehat Lewat Turnamen Bulutangkis HANI 2026

21 Juli 2026 - 13:09 WIB

HANI 2026

BNK Kabupaten Bekasi Gandeng Perusahaan Perkuat Pencegahan Narkoba di Tempat Kerja

21 Juli 2026 - 13:01 WIB

BNK Kabupaten Bekasi

DCKTR Kabupaten Bekasi Bentuk PPID Pembantu, Perkuat Layanan Keterbukaan Informasi Publik

21 Juli 2026 - 11:16 WIB

PPID Pembantu DCKTR

Anggarkan Rp20 Miliar, DCKTR Kabupaten Bekasi Siap Bangun dan Benahi Fasilitas Kesehatan

21 Juli 2026 - 10:44 WIB

Pembangunan Puskesmas

DCKTR Kabupaten Bekasi Percepat Rekom Perizinan Proyek Rusun di Cikarang

20 Juli 2026 - 20:27 WIB

Proyek Rusun Cikarang
Trending di NEWS