Kakorlantas Targetkan 1.000 Kamera ETLE di 2026       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 9 Des 2025 01:41 WIB ·

Kakorlantas Targetkan 1.000 Kamera ETLE di 2026


Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memaparkan berbagai capaian serta rencana strategis dalam memperkuat modernisasi sistem penegakan hukum lalu lintas di wilayah Polda Metro Jaya.

Saat kunjungan kerjanya pada Senin (8/12/2025), ia menyampaikan apresiasi terhadap pemaparan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengenai program Mandala Quick Response yang dinilainya sangat komprehensif.

“Hari ini saya mendapat pemaparan Dirlantas yang cukup komprehensif terkait Mandala Quick Response. Hampir 4.500 CCTV yang tersebar di wilayah Polda Metro Jaya dapat memantau kendaraan secara terus-menerus dan terbarui,” ujar Kakorlantas.

BACA JUGA:  Tahun 2023, Disperkimtan Akan Perbaiki 2.500 Rutilahu dan Bangun 1.650 SPALD-S

Dalam rangka memperkuat sistem tilang elektronik, Agus menjelaskan adanya program revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Saat ini, Polda Metro Jaya memiliki 127 kamera ETLE statis, dan ia menargetkan jumlah tersebut dapat meningkat signifikan menjadi 1.000 kamera pada tahun 2026.

“Saya punya program revitalisasi ETLE. Saya mengapresiasi Polda Metro yang saat ini memiliki 127 kamera ETLE. Saya minta pada tahun 2026 jumlahnya mencapai 1.000 kamera,” tegasnya.

Selain menambah perangkat baru, Korlantas juga akan melakukan verifikasi terhadap lebih dari 4.500 CCTV yang ada untuk menentukan mana yang cocok diintegrasikan dengan sistem ETLE.

BACA JUGA:  Minggon Pemdes Ciledug Setu, Penyampaian Percepatan Perencanaan dan Program Desa

“Selain pengadaan baru, ribuan CCTV yang ada akan kami verifikasi. Setelah itu, kami tentukan mana yang bisa terintegrasi dengan ETLE,” tambahnya.

Agus menekankan bahwa ETLE merupakan bentuk penegakan hukum modern yang menjunjung tinggi transparansi dan keadilan.

Ia menyampaikan bahwa selama satu hingga dua bulan terakhir, hampir tidak ada keluhan terkait penindakan menggunakan ETLE, sejalan dengan arahan Kapolri untuk mempercepat transformasi digital.

Dalam paparannya, Agus juga mengungkapkan peningkatan data yang signifikan setelah penguatan sistem ETLE.

BACA JUGA:  Sidang Uji Materi UU Pers, PWI Minta MK Pertegas Perlindungan Wartawan

Jumlah pelanggaran yang terekam meningkat dari 1.710.918 menjadi 10.354.221 atau naik 505%. Data yang tervalidasi juga naik 602%, dari 582.000 menjadi 4.094.106.

“Lonjakan juga terjadi pada data terkonfirmasi yang meningkat hingga 988%, dari 70.123 menjadi 762.603. Bahkan, penerbitan dan pembayaran tilang melalui BRIVA naik 2.279%, dari 22.480 menjadi 534.805,” jelasnya.

Menutup pemaparannya, Kakorlantas menegaskan bahwa ETLE adalah sistem yang sepenuhnya objektif dalam menindak pelanggaran.

“ETLE tidak melihat siapa pelanggarnya, apa jabatannya, atau dari instansi mana. Semua terekam secara transparan dan berkeadilan,” pungkasnya.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

81 Jembatan Merah Putih Dibangun, Akses Warga Sumsel Makin Mudah

13 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Jembatan Merah Putih

Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasa Raharja Percepat Pendataan

13 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Dapat Kesempatan

12 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Magang Nasional

Rp1 Miliar Disalurkan, Baznas Bekasi Geser Pola Bantuan ke Pemberdayaan

11 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Polda Metro Jaya Juara E-Sports Kapolri Cup 2026

11 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Kubu Raya Juara Umum, Kayong Utara Masuk 5 Besar di Penutupan MTQ XXXIV Kalbar

10 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Kubu Raya Juara Umum MTQ
Trending di NEWS