Dinkes Kabupaten Bekasi Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 27 Nov 2025 13:21 WIB ·

Dinkes Kabupaten Bekasi Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting


Dinkes Kabupaten Bekasi Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting. (Dok: Istimewa) Perbesar

Dinkes Kabupaten Bekasi Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayahnya. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Advokasi Lintas Sektor dan Program yang digelar di Ruang Rapat KH Raden Mamun Nawawi, Kompleks Pemkab Bekasi, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arief Kurnia, perwakilan Kementerian Kesehatan RI dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga dan Tim Percepatan Penurunan Stunting, Kepala Puskesmas Sukamahi dan Sumberjaya, serta para pemangku kepentingan terkait.

BACA JUGA:  Skema One Way Nasional Diterapkan di Tol Cikampek Utama hingga Tol Kalikangkung

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan terhadap upaya penurunan stunting di Kabupaten Bekasi. Ia menyebut kehadiran tim pusat menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat komitmen dan kolaborasi lintas sektor.

“Stunting adalah isu multisektor yang berdampak langsung pada kualitas Sumber Daya Manusia kita. Karena itu, percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas pembangunan daerah,” ujar Asep.

BACA JUGA:  Disperkimtan Kabupaten Bekasi Konsultasi Penanganan Kawasan Kumuh ke Disperkim Jabar

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Dr. Arif Kurnia, menekankan pentingnya integrasi program antara sektor kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, serta perangkat daerah lain untuk mencapai target percepatan penurunan stunting.

“Kami memastikan layanan kesehatan ibu dan anak diperkuat mulai dari tingkat puskesmas hingga posyandu. Namun upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan dukungan lintas sektor, terutama dalam memastikan asupan gizi, sanitasi layak, dan edukasi keluarga berjalan optimal,” kata Dr. Arif.

BACA JUGA:  Penggagas Pembangunan Bekasi Utara H. Zakaria Terima Penghargaan SMSI AWARD 2022

Ia menambahkan bahwa Dinas Kesehatan terus meningkatkan kualitas pendataan, pemantauan tumbuh kembang anak, dan intervensi spesifik maupun sensitif, agar angka stunting di Kabupaten Bekasi dapat terus ditekan secara signifikan.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

LBH ICMI Orda Kabupaten Bekasi Terbentuk, Siap Berikan Pelayanan Hukum

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

LBH ICMI

Petahana Yosep Resmi Daftar Pilkades Lubangbuaya 2026, Target Tuntaskan Program Tertunda

4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Bandung Usut Tuntas Penebangan Pohon di Jalan Riau, Izin Usaha Ikut Diperiksa

4 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Penebangan Pohon Bandung

Pastikan Pelayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

4 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata

3 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Panji Pasa Pratama

Jasa Raharja dan Kementerian PANRB Perkuat Koordinasi Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ 

3 Agustus 2026 - 00:11 WIB

Trending di NEWS