860 Guru Sekolah Rakyat Dilantik, Mensos: Guru Komponen Penting Sukseskan Program       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 27 Nov 2025 12:20 WIB ·

860 Guru Sekolah Rakyat Dilantik, Mensos: Guru Komponen Penting Sukseskan Program


Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Dok: Istimewa) Perbesar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf resmi melantik 860 guru Sekolah Rakyat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam penyelenggaraan pendidikan dasar bagi kelompok rentan.

Mensos menjelaskan bahwa pelantikan tersebut melengkapi pengangkatan sebelumnya terhadap 1.335 guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Dengan tambahan pelantikan hari ini, jumlah guru yang bertugas di Sekolah Rakyat terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan yang inklusif,” ujarnya.

Selain itu, Mensos juga mengukuhkan 10 pejabat fungsional yang terdiri atas pekerja sosial, penyuluh sosial, dan auditor dalam lingkungan Sekolah Rakyat.

BACA JUGA:  Gasibu Ditutup Sementara Hingga 20 Agustus 2025, Ini Alasannya

Ia menegaskan bahwa jabatan fungsional menjadi pilar penting pelayanan pemerintah di era penyederhanaan birokrasi, karena menuntut profesionalitas dan kompetensi teknis yang tinggi.

Di hadapan ratusan guru dari berbagai wilayah Indonesia, Mensos menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan instrumen strategis dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan, masyarakat adat, hingga mereka yang tinggal di daerah terpencil. Karena itu, kehadiran guru yang kompeten menjadi faktor utama keberhasilan program.

Pemerintah, lanjutnya, tengah menyiapkan peningkatan dukungan kesejahteraan, termasuk tunjangan bagi guru Sekolah Rakyat agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Mahasiswa Jadi Korban Mutilasi di Sleman, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Kemensos juga akan terus meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan dan supervisi rutin, serta mengintegrasikannya dengan berbagai program pemberdayaan sosial.

“Selamat bertugas dan segera beradaptasi di unit masing-masing. Jagalah semangat pelayanan dan pengabdian sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan,” kata Mensos.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan terendah (Desil 1–4) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

BACA JUGA:  Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling

Program ini dirancang sebagai model pemberantasan kemiskinan terpadu dengan menggabungkan berbagai program unggulan pemerintah, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Desa Merah Putih, serta Program 3 Juta Rumah.

Pada 2025, Kementerian Sosial telah membangun 166 titik Sekolah Rakyat rintisan dengan kapasitas hampir 16 ribu siswa.

Program ini didukung oleh sekitar 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan di jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak

30 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Perbaikan Jalan Rusak Bekasi

Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Jaya, Warga Kompak dan Guyub

30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Butuh Uang Beli Sabu, Dua Pria Bunuh Driver Taksi Online

29 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Pembunuhan Driver Online

Bareskrim Bongkar Kasino Ilegal di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

28 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Casino di Sukoharjo

Di AIIF 2026, Dirut Jasa Raharja Paparkan Masa Depan Perlindungan Publik Berbasis AI 

28 Agustus 2026 - 11:46 WIB

SMSI Kukuhkan Pokja Jaga Desa, Hasyim Djojohadikusumo: Jakarta Tetap Aman

28 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Pokja Newsroom Jaga Desa
Trending di NEWS