Dinkes Kabupaten Bekasi Tegaskan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program JKN       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 26 Nov 2025 13:34 WIB ·

Dinkes Kabupaten Bekasi Tegaskan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program JKN


Dinkes Kabupaten Bekasi Tegaskan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program JKN. (Dok: Istimewa) Perbesar

Dinkes Kabupaten Bekasi Tegaskan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program JKN. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Hal tersebut disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, dalam kegiatan Evaluasi Program JKN yang digelar Kementerian Dalam Negeri dan BPJS Kesehatan di Hotel Mercure Garut, Selasa (7/10).

Ida Farida mengatakan bahwa Pemkab Bekasi terus berupaya memastikan pembayaran iuran JKN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah dapat berjalan tepat waktu. Ia menegaskan pemerintah daerah melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data kepesertaan secara rutin agar layanan bantuan kesehatan tersalurkan secara adil dan tepat sasaran.

BACA JUGA:  Jebol Pondasi, Jembatan Penghubung Kampung Burangkeng - Perum Mustika Gandaria Ambruk

“Meskipun kapasitas fiskal daerah terbatas, kami tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan pembiayaan kesehatan. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efisiensi anggaran terus kami upayakan agar program jaminan kesehatan masyarakat dapat berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh program jaminan kesehatan masyarakat akan dialokasikan secara penuh dalam APBD sebagai bentuk tanggung jawab daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang merata.

BACA JUGA:  Kakorlantas Tinjau Lalu Lintas Tol Trans Jawa Saat Libur Panjang

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, menegaskan bahwa keberlanjutan JKN merupakan kebutuhan mendesak yang harus dijaga bersama.

“Kami di Dinas Kesehatan memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Bekasi siap memberikan layanan bagi peserta JKN. Sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesehatan menjadi kunci agar masyarakat mendapat layanan tanpa hambatan,” kata Arief.

BACA JUGA:  Apakah Teknologi AI Dapat Menggantikan Tugas Manusia?

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memperkuat akurasi data PBI serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Tujuan kami adalah memastikan tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena persoalan administrasi atau pembiayaan,” tegasnya.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tiga Lembaga Gagas, Sosialisasikan Perlindungan Hukum Penelantaran Rumah Tangga

26 Januari 2026 - 14:22 WIB

HK Damin Sada: Pluralisme adalah Akar Sejarah dan Identitas Bekasi

26 Januari 2026 - 12:23 WIB

BGN Tegaskan Tak Ada Kebijakan Pengadaan Susu Secara Khusus dalam Program MBG

26 Januari 2026 - 09:59 WIB

Susu MBG

Meski Jalan Provinsi, Wali Kota Bekasi Pastikan Penanganan Cepat

25 Januari 2026 - 07:59 WIB

Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Diproyeksikan Fungsional saat Idulfitri 2026

24 Januari 2026 - 13:51 WIB

Panen Emas Merah Putih di Hari Ketiga ASEAN Para Games 2025

24 Januari 2026 - 11:19 WIB

ASEAN Para Games
Trending di NEWS