Dana BOS dan BOP Madrasah Siap Cair Rp4,01 Triliun Pekan Ini       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 21 Okt 2025 07:19 WIB ·

Dana BOS dan BOP Madrasah Siap Cair Rp4,01 Triliun Pekan Ini


Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Dok: Istimewa) Perbesar

Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kabar menggembirakan datang dari Kementerian Agama (Kemenag) bagi madrasah dan Raudlatul Athfal (RA). Pemerintah melalui Kemenag memastikan bahwa dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RA dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah untuk Triwulan III dan IV Tahun Anggaran 2025 akan mulai dicairkan pekan ini. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp4,01 triliun.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa pencairan dana ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sesuai arahan presiden, kita harus mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk membentuk generasi unggul dan berdaya saing global,” ujar Menag di Jakarta, Senin (20/10/2025).

BACA JUGA:  Menko Polkam Tegaskan Kostrad Harus Siap Tempur Setiap Saat

Ia menambahkan, dukungan operasional pendidikan melalui program BOS dan BOP merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan berkualitas.

“Alhamdulillah, mulai pekan ini lebih dari Rp4 triliun dapat dicairkan untuk mendukung operasional RA dan madrasah,” tambahnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, merinci bahwa alokasi BOP RA sebesar Rp204 miliar, sedangkan BOS Madrasah mencapai Rp3,809 triliun. Dana ini akan disalurkan kepada 81.000 lembaga yang telah lolos proses verifikasi.

“Dana sebesar Rp4,01 triliun sedang dalam tahap pencairan dan akan disalurkan melalui bank penyalur kepada lembaga yang memenuhi kriteria,” jelas Suyitno.

Guru Besar UIN Palembang ini menegaskan bahwa alokasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kuat Kemenag dalam menjamin kelangsungan pendidikan yang berkualitas, khususnya pada semester kedua tahun 2025.

BACA JUGA:  Pembelian LPG 3 Kg Bawa KTP, Berlaku Mulai 1 Juni 2024

“Saya mengimbau seluruh jajaran Kemenag di pusat dan daerah untuk mengawal proses ini secara akuntabel. Dana ini harus digunakan tepat sasaran dan dilaporkan dengan tertib,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menyampaikan bahwa proses verifikasi dokumen dilakukan secara ketat dan menyeluruh.

Setiap lembaga wajib menyelesaikan laporan pertanggungjawaban Triwulan II sebelum mengajukan pencairan dana Triwulan III dan IV.

“Verifikasi merupakan tahap penting untuk memastikan dana disalurkan secara optimal dan sesuai prosedur. Lembaga yang dokumennya lengkap dan valid akan segera menerima dana,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ribuan Lansia dan Relawan Semarakkan HUT PSM ke-51 di Bekasi

Nyayu juga mengingatkan agar dana digunakan secara disiplin, transparan, dan sesuai dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM).

Ia mendorong kepala RA dan madrasah penerima bantuan untuk memastikan status pengajuan pada aplikasi eRKAM V2 (untuk BOS) atau Portal BOS Kemenag (untuk BOP) sudah valid dan siap salur.

“Dana BOP dan BOS harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan akuntabilitas laporan. Jangan sampai terjadi keterlambatan penyerapan yang bisa mengganggu proses pendidikan,” tegasnya.

Dengan pencairan dana ini, diharapkan kegiatan belajar mengajar di RA dan madrasah dapat berjalan optimal hingga akhir tahun, serta mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak

30 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Perbaikan Jalan Rusak Bekasi

Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Jaya, Warga Kompak dan Guyub

30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Butuh Uang Beli Sabu, Dua Pria Bunuh Driver Taksi Online

29 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Pembunuhan Driver Online

Bareskrim Bongkar Kasino Ilegal di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

28 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Casino di Sukoharjo

Di AIIF 2026, Dirut Jasa Raharja Paparkan Masa Depan Perlindungan Publik Berbasis AI 

28 Agustus 2026 - 11:46 WIB

SMSI Kukuhkan Pokja Jaga Desa, Hasyim Djojohadikusumo: Jakarta Tetap Aman

28 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Pokja Newsroom Jaga Desa
Trending di NEWS