Ada 12 WNA Asal Bangladesh Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 9 Agu 2025 15:28 WIB ·

Ada 12 WNA Asal Bangladesh Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku


					Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT. (Dok: Istimewa) Perbesar

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Sebanyak 12 warga negara asing (WNA) asal Bangladesh ditemukan oleh aparat Kepolisian di sebuah hotel di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (6/8/2025). Mereka diduga menjadi korban jaringan perdagangan orang (TPPO) jaringan internasional.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT melalui Subdirektorat IV Unit TPPO, bekerja sama dengan Bareskrim Polri, saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap jaringan penyelundupan tersebut.

BACA JUGA:  Ketua Bidang Organisasi Jabar Ahmad Suukri Apresiasi 51 Anggota Muda PWI Bekasi Raya

“Pelaku penyelundupan orang masih dalam proses penyelidikan oleh Subdit IV Unit TPPO di Surabaya,” ujar Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol. Patar Silalahi, pada Kamis (7/8/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para WNA tersebut diketahui masuk ke wilayah Indonesia tanpa melalui jalur resmi, meskipun mereka memiliki paspor dan dokumen keimigrasian yang sah.

BACA JUGA:  Diduga Edarkan Narkoba, Polisi Tangkap Oknum Anggota Ormas GRIB Jaya

Menurut Patar, mereka diselundupkan dari Malaysia menuju Pulau Sumatera melalui jalur laut. Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan ke Surabaya dan tinggal di kota tersebut selama kurang lebih lima bulan sebelum akhirnya menuju Kupang.

“Mereka tiba di Kupang sekitar tiga atau empat hari yang lalu dan menginap di hotel tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:  Garda Pasundan DPC Cikarang Barat Mendukung Polri dalam Operasi Berantas Premanisme

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap para WNA untuk mengetahui tujuan mereka selanjutnya setelah berada di Kupang.

“Tim kami masih menggali informasi, apakah tujuan mereka ke Australia atau ke negara lain,” pungkas Patar.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya
Trending di NEWS