Polisi Selidiki Penganiayaan Tukang Ojek oleh OTK di Waghete II       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 28 Jul 2025 12:38 WIB ·

Polisi Selidiki Penganiayaan Tukang Ojek oleh OTK di Waghete II


Penyelidikan Kasus Penganiayaan Tukang Ojek di Waghete II, Papua Tengah. (Dok: Istimewa) Perbesar

Penyelidikan Kasus Penganiayaan Tukang Ojek di Waghete II, Papua Tengah. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Seorang tukang ojek bernama Aris Munandar (28) menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) saat mengantar penumpang di sekitar Pasar Baru Waghete II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, pada Sabtu pagi (26/7/2025) kemarin.

Korban mengalami luka serius akibat senjata tajam dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Paniai.

Menanggapi insiden tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Paniai bersama unsur TNI segera melakukan pemantauan terhadap kedatangan korban di rumah sakit guna memastikan proses penanganan medis berjalan dengan baik.

Beberapa personel yang terlibat antara lain Bripda Kalep Matakupan, Bharaka Yanni Sialana, dan Bharaka Jordan Mainassy.

BACA JUGA:  Polres Subang Tangkap Komplotan Spesialis Pembobol ATM dengan Las, Sita Rp200 Juta

Menurut keterangan saksi mata, Aris diketahui sempat mengantar seorang penumpang perempuan dari arah pasar menuju Pasar Baru Waghete II, dan terdengar membunyikan klakson untuk menyapa warga.

Tidak lama kemudian, ia terlihat kembali dalam keadaan terluka parah dan terjatuh tak sadarkan diri di depan sebuah kios.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera mengevakuasi korban ke RSUD Waghete II, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Paniai untuk menjalani operasi.

Korban mengalami luka robek di kedua pundak serta luka tikaman di tangan kanan, yang diduga akibat serangan senjata tajam oleh tiga pelaku OTK yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA:  Polri Akan Tindak Label Skin Care yang Melanggar Regulasi

Hingga kini, identitas para pelaku belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa pihaknya akan menindak para pelaku kekerasan terhadap warga sipil secara profesional dan proporsional.

“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Tim investigasi telah kami turunkan untuk mengungkap pelaku, termasuk kemungkinan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB),” ujar Brigjen Faizal.

“Kami juga terus memantau situasi keamanan di wilayah tersebut dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.

BACA JUGA:  Lebaran 2026, Jasa Raharja dan Stakeholder Pastikan Kesiapan Jalur Mudik

Ia juga meminta kerja sama dari warga untuk segera melaporkan apabila memiliki informasi terkait keberadaan pelaku.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga situasi agar tetap kondusif. Peran aktif warga sangat kami butuhkan dalam menciptakan rasa aman bersama,” ungkap Kombes Yusuf.

Saat ini, korban masih berada di ruang operasi dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan korban serta menegakkan hukum terhadap para pelaku.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

12 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kesejahteraan Guru

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimalkan Pajak Daerah, Kejar Target Rp3,8 Triliun

11 Juni 2026 - 15:18 WIB

Pajak Daerah

Ruislag Aset Desa Mekarwangi Tuntas, Aset Terjaga dan Fasilitas Meningkat

11 Juni 2026 - 14:43 WIB

Ruislag Aset Desa Mekarwangi

Ojol Dorong Pembentukan Asosiasi Nasional, Perkuat Kolaborasi dengan Polri

11 Juni 2026 - 11:26 WIB

Komunitas Ojol

Pengawasan Pajak Air Tanah Diperkuat untuk Dongkrak PAD Kabupaten Bekasi

11 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pajak Air Tanah

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Fokus Evaluasi

9 Juni 2026 - 09:08 WIB

Operasi Patuh 2026
Trending di NEWS