Pemerintah Rencanakan Pembangunan Perkampungan Indonesia di Dekat Masjidil Haram untuk Tingkatkan Efisiensi Haji       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 5 Mei 2025 00:34 WIB ·

Pemerintah Rencanakan Pembangunan Perkampungan Indonesia di Dekat Masjidil Haram untuk Tingkatkan Efisiensi Haji


Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan Perkampungan Indonesia di Arab Saudi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan Perkampungan Indonesia di Arab Saudi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan Perkampungan Indonesia di Arab Saudi. Rencana ini disampaikannya saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu, 4 Mei 2025.

“Saya telah meminta waktu untuk bertemu dengan pimpinan Kerajaan Arab Saudi. Dalam pertemuan tersebut, saya akan membahas kembali usulan Indonesia yang sebelumnya telah saya sampaikan langsung kepada Putra Mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman. Usulan tersebut adalah membangun perkampungan Indonesia di Tanah Suci, sedekat mungkin dengan Masjidil Haram,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan bahwa Kerajaan Arab Saudi merespons positif usulan tersebut, bahkan telah mengajak Indonesia untuk segera membahas aspek teknis dari rencana pembangunan tersebut.

BACA JUGA:  Dugaan Pelecehan Oleh Oknum Perusahaan ke Karyawan Kembali Terjadi di Bekasi

“Kami akan segera berangkat kembali agar proses ini dapat berjalan lebih cepat, apabila mendapat persetujuan dari Kerajaan Arab Saudi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa keberadaan perkampungan Indonesia di dekat Masjidil Haram akan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran perjalanan haji. Dengan efisiensi ini, biaya haji yang harus ditanggung calon jemaah juga diharapkan menjadi lebih terjangkau.

“Insyaallah, kita akan memiliki perkampungan sendiri yang akan mendukung efisiensi. Saya juga telah meminta Garuda Indonesia untuk lebih efisien dan menghapus hal-hal yang tidak diperlukan. Efisiensi akan menurunkan biaya, dan itu adalah tujuan utama kita saat ini,” ujar Presiden.

BACA JUGA:  Setoran Pajak Capai Rp149 T di Awal Tahun, Sri Mulyani Sampaikan Ini

Presiden Prabowo juga mengapresiasi keberhasilan pemerintah dalam menurunkan biaya haji tahun ini sebesar Rp4 juta. Namun, ia menegaskan bahwa upaya tersebut harus terus ditingkatkan agar biaya haji bisa semakin murah dan terjangkau bagi masyarakat.

“Empat juta itu sudah baik, tapi saya minta agar dikurangi lagi. Saya belum puas. Kita harus mencapai biaya yang paling murah, kalau bisa lebih murah dari Malaysia. Saya yakin bisa, bagaimana menurut Kepala Badan dan Menteri Agama? Insyaallah,” kata Presiden.

BACA JUGA:  Aliansi Ormas Bekasi, SMSI & Brimob Kompak Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih Kepada Pengguna Jalan

Sebagai penutup, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia atas hadirnya Terminal Khusus Haji dan Umrah yang berskala internasional ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan terminal tersebut.

“Saya kira ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Sekali lagi saya ucapkan selamat. Dengan ini, saya mendapat kehormatan besar untuk meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” tutup Presiden.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kolaborasi Komunitas dan Pelaku Usaha di Bekasi Bagikan 500 Takjil

14 Maret 2026 - 08:12 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Bekasi dan Tiga Pilar Siagakan Personel Pengamanan

13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Forum Jasa Raharja Bahas Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Keselamatan Jadi Prioritas

13 Maret 2026 - 13:05 WIB

Sidang Perdata di Bale Bandung Jadi Sorotan, Tergugat Berulang Kali Tak Hadir

13 Maret 2026 - 12:55 WIB

Sidang Perdata PN Bale Bandung

Genap Setahun, Danantara Perkuat Fondasi Pengelolaan Investasi Negara

13 Maret 2026 - 10:47 WIB

Sengketa Pengelolaan Pasar Patrol Mencuat, Tergugat Disebut Kuasai Tanpa Dasar Hukum

13 Maret 2026 - 09:27 WIB

Pasar Patrol
Trending di NEWS