Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Evaluasi Layanan di Puskesmas Cikarang Utara       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 15 Apr 2025 18:29 WIB ·

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Evaluasi Layanan di Puskesmas Cikarang Utara


Puskesmas Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Puskesmas Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Menanggapi dugaan penolakan pasien di Puskesmas Cikarang Utara yang sempat viral di media sosial, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi segera mengambil langkah cepat.

Kepala Dinkes Kabupaten Bekasi, Alamsyah, langsung melakukan evaluasi terhadap pelayanan di puskesmas tersebut dan memastikan bahwa pasien telah mendapat penanganan medis di RSUD Kabupaten Bekasi.

Pihak puskesmas juga memberikan klarifikasi bahwa pelayanan telah dilakukan sesuai dengan prosedur, meskipun terjadi miskomunikasi di lapangan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa seorang warga Buni Asih, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, mengalami kesulitan mendapatkan layanan medis di puskesmas tersebut.

Disebutkan bahwa pasien tidak memperoleh kartu antrean maupun surat rujukan, dan langsung diarahkan menuju rumah sakit.

BACA JUGA:  Dukung Timnas, Pemdes Ciledug Gelar Nobar di Halaman Kantor Desa

Menanggapi hal tersebut, Alamsyah menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan puskesmas.

Ia menegaskan bahwa pasien telah ditangani dengan baik di RSUD Kabupaten Bekasi.

“Kami sudah melakukan evaluasi, dan pasien telah mendapatkan penanganan di RSUD Kabupaten Bekasi,” ujarnya pada Kamis (10/4/2025).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cikarang Utara, dr. Novrizal, memberikan penjelasan terkait situasi yang terjadi.

Ia mengungkapkan bahwa pasien datang pada pukul 20.37 WIB dengan keluhan bahwa anaknya tertusuk paku, sementara saat itu masih ada sekitar 20 pasien lain yang menunggu giliran untuk diperiksa dokter.

Menurut Novrizal, Puskesmas Cikarang Utara merupakan satu dari dua puskesmas di Kabupaten Bekasi yang menyediakan layanan pada sore hari, yaitu mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

BACA JUGA:  Berita Kehilangan BPKB Mobil Mitsubishi Kuda Deluxe

Namun, puskesmas tersebut berstatus non-rawat inap, hanya menyediakan layanan persalinan 24 jam, dan tidak memiliki fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam.

“Jumlah pasien pada sore hari itu mencapai 92 orang, bahkan sehari sebelumnya mencapai 158 orang, akibat lonjakan pasca libur panjang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kasus anak tertusuk paku tergolong dalam kondisi yang memerlukan pemberian serum Anti Tetanus (ATS), yang tidak tersedia di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas.

Oleh karena itu, petugas menyarankan pasien untuk langsung menuju IGD rumah sakit tanpa perlu surat rujukan. Namun, terjadi miskomunikasi karena pihak pasien tetap bersikeras ingin dilayani di puskesmas.

BACA JUGA:  Lakalantas Terjadi di Jalan Basuki Rahmat Palembang

“Petugas sudah memberikan edukasi kepada pasien sesuai dengan kondisi dan prosedur yang berlaku. Namun pasien tetap memaksa hingga akhirnya merekam kejadian tersebut,” tambahnya.

Pihak Puskesmas Cikarang Utara menyayangkan terjadinya kesalahpahaman antara petugas dan pasien, serta menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, khususnya dalam situasi darurat.

Ke depannya, Puskesmas Cikarang Utara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait penanganan kasus kegawatdaruratan yang memerlukan rujukan langsung ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bawa Botol Bersumbu ke Aksi DPR, Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka

14 Juni 2026 - 13:58 WIB

Aksi DPR

Bapenda Kabupaten Bekasi Genjot PAD, Pengawasan Pajak dan Layanan Jemput Bola Diperkuat

12 Juni 2026 - 15:15 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi

Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

12 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kesejahteraan Guru

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimis Capai Target PAD Rp3,8 Triliun

11 Juni 2026 - 15:18 WIB

Pajak Daerah

Ruislag Aset Desa Mekarwangi Tuntas, Aset Terjaga dan Fasilitas Meningkat

11 Juni 2026 - 14:43 WIB

Ruislag Aset Desa Mekarwangi

Ojol Dorong Pembentukan Asosiasi Nasional, Perkuat Kolaborasi dengan Polri

11 Juni 2026 - 11:26 WIB

Komunitas Ojol
Trending di NEWS