Kadisperkimtan Kab Bekasi Tinjau Longsor Sungai Cipamingkis       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 25 Mei 2023 11:42 WIB ·

Kadisperkimtan Kab Bekasi Tinjau Longsor Sungai Cipamingkis


Kadisperkimtan Kab Bekasi Tinjau Longsor Sungai Cipamingkis. (Doc: Disperkimtan) Perbesar

Kadisperkimtan Kab Bekasi Tinjau Longsor Sungai Cipamingkis. (Doc: Disperkimtan)

Konteksberita.com Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Muspika Kecamatan Cibarusah telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi warga di Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, yang terdampak longsor akibat aliran Sungai Cipamingkis.

Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah sedang berusaha untuk menyampaikan informasi yang akurat mengenai kondisi Sungai Cipamingkis kepada pihak terkait. Dalam hal ini, kewenangan dan aset terkait berada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

“Kami akan mengirim surat ke BBWS agar minimal ada tindak lanjut terkait penanganan dan kemajuan dalam upaya pencegahan agar longsor akibat erosi Sungai Cipamingkis ini tidak terjadi lagi atau bahkan meluas,” jelas Nur Chaidir pada hari Rabu (24/05/23).

BACA JUGA:  Selain Stand Pelayanan di Acara Botram, Pemdes Kertarahayu Gelar UMKM Makanan Khas Lokal

Nur Chaidir menjelaskan bahwa peninjauan yang dilakukan bersama warga sekitar bertujuan untuk mengetahui kondisi wilayah, baik yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung oleh longsor aliran sungai. Hal ini juga termasuk dalam menentukan penilaian dan regulasi yang berlaku dalam penanganan masalah ini.

“Kami berharap segera mendapatkan bantuan melalui koordinasi yang kami lakukan. Jika saya melihat, longsor ini cukup hebat. Berdasarkan informasi di lapangan selama sebulan terakhir, terlihat bahwa terjadi beberapa kali longsor dengan ketinggian tebing antara 15 hingga 20 meter. Ini cukup berisiko terutama mengingat kondisi tanah yang terdiri dari pasir dan batu sehingga mudah tergerus oleh air,” katanya.

BACA JUGA:  Polri Ungkap Deretan Tersangka Terlibat Kasus Narkoba Rp 2,1 Triliun

Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, telah berupaya mencari solusi bagi warganya yang terkena dampak longsor melalui kajian dan diskusi bersama masyarakat dan pihak terkait.

Dia menambahkan bahwa selain terus memberikan imbauan agar warga tetap waspada, terutama bagi mereka yang rumahnya berjarak beberapa meter dari pinggiran Sungai Cipamingkis, mereka juga telah melakukan upaya untuk menangani situasi ini secepat mungkin.

BACA JUGA:  BRI Dan Serikat Pekerja Perkuat Hubungan Industrial Dengan Menandatangani Perjanjian Kerja Bersama 2024-2026

Camat Cibarusah, Rusdi Azis, mengatakan bahwa salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengurangi beban terkait masalah longsor ini adalah dengan menyediakan alternatif relokasi ke depan.

Namun, ada kendala lain yang menjadi masalah baru ketika relokasi dilakukan. Warga yang terdampak longsor tersebut tidak memiliki tanah atau lahan lain untuk membangun rumah mereka.

“Upaya relokasi atau pembangunan ulang rumah warga belum dapat dilakukan karena masyarakat tidak memiliki lahan lain yang lebih aman. Semoga ke depannya ada regulasi yang tepat untuk masyarakat,” ujarnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi 

27 Juli 2026 - 17:47 WIB

Polda Sumsel Ungkap 96 Kasus BBM Ilegal, Sita 1,26 Juta Liter Minyak

27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Polda Sumsel

BPN Kota Bekasi: Proses Roya Alih Media Analog ke Elektronik Butuh Waktu 1 Bulan

24 Juli 2026 - 10:59 WIB

Roya Alih Media Analog

Kapolri dan Direktur FBI Perkuat Sinergi Hadapi Kejahatan Lintas Negara

23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Direktur FBI

Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Genjot Edukasi Keselamatan Pelajar

23 Juli 2026 - 19:58 WIB

Advocat Senior Anthony : Anak Indonesia Harus Melek Hukum Sejak Dini

23 Juli 2026 - 17:24 WIB

Trending di NEWS