Pasca Banjir, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Serangan Penyakit       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 15 Mar 2025 18:58 WIB ·

Pasca Banjir, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Serangan Penyakit


					Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat agar mewaspadai berbagai penyakit yang kerap muncul setelah banjir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, menjelaskan bahwa sejumlah penyakit biasanya mulai bermunculan sekitar satu minggu setelah banjir surut.

“Terlebih, banjir tahun ini cukup besar dan membawa lumpur serta berbagai material lainnya. Beberapa penyakit yang umum diderita warga antara lain infeksi saluran pernapasan atas, batuk, pilek, demam, diare, gangguan kulit seperti dermatitis dan gatal-gatal, serta kelelahan yang menyebabkan pegal-pegal dan kelemahan otot,” ujar Alamsyah pada Rabu (12/3/2025).

BACA JUGA:  Densus 88 Bekali Guru BK Depok Ilmu Cegah Ekstremisme di Sekolah

Sejak ditetapkannya status tanggap darurat oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, pada 5 Maret 2025, Dinkes telah mendirikan posko kesehatan di seluruh puskesmas dan lokasi pengungsian guna memudahkan layanan bagi warga terdampak.

Saat ini, dua puskesmas yang masih aktif mengoperasikan posko kesehatan adalah Puskesmas Tarumajaya dan Puskesmas Babelan II. Selain itu, layanan puskesmas keliling juga disiapkan bagi warga yang mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

BACA JUGA:  Kolaborasi Komunitas dan Pelaku Usaha di Bekasi Bagikan 500 Takjil

Alamsyah juga mengimbau masyarakat terdampak untuk menjaga kondisi tubuh dengan asupan makanan dan minuman yang cukup, terutama di bulan Ramadan.

Ia menegaskan bahwa persediaan obat-obatan di puskesmas dan Pustu (Puskesmas Pembantu) berada dalam kondisi aman dan siap diakses masyarakat.

“Jika mengalami keluhan kesehatan, masyarakat diharapkan segera mengunjungi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Meskipun tersedia layanan puskesmas keliling, kami tetap mendorong warga agar aktif memeriksakan kesehatannya guna mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi yang lebih serius,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pokja Wartawan Setu dan Prabu Peduli Lingkungan Ikuti Aksi Solidaritas Wartawan di Pemkab Bekasi

Bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat, seperti evakuasi pasien, kecelakaan, atau proses persalinan, dapat menghubungi Call Center 119 PSC untuk mendapatkan bantuan kegawatdaruratan kesehatan.

Dinkes Kabupaten Bekasi berharap, melalui upaya pencegahan dan penanganan yang sigap, masyarakat dapat terhindar dari berbagai penyakit pascabanjir.

“Kami akan terus memantau kondisi kesehatan masyarakat dan memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal,” tutup Alamsyah.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya
Trending di NEWS