Polri Bakal Tegas Menindak Premanisme Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 14 Mar 2025 23:19 WIB ·

Polri Bakal Tegas Menindak Premanisme Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas oknum organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam aksi premanisme dan menghambat iklim investasi di Indonesia.

Polri berkomitmen untuk memastikan dunia usaha terbebas dari ancaman kelompok tertentu yang memanfaatkan nama ormas untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme yang merugikan investasi dan mengancam stabilitas ekonomi nasional.

“Sesuai dengan komitmen Kapolri, Polri akan menindak tegas aksi premanisme yang menggunakan kedok ormas. Tidak ada tempat bagi oknum yang memanfaatkan nama ormas untuk melakukan pemerasan, pungutan liar, atau tindakan yang merugikan dunia usaha serta menghambat investasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat (14/3).

BACA JUGA:  Bareskrim Polri Bekerjasama Kominfo Blokir 100 Link Situs Judi Online Setiap Minggu

Polri juga menekankan bahwa dalam melakukan penindakan hukum, pihaknya selalu mengutamakan langkah-langkah preventif dan pre-emtif terlebih dahulu.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, pembinaan, serta koordinasi dengan berbagai pihak agar ormas tidak terlibat dalam tindakan melawan hukum.

“Selain langkah represif dalam penegakan hukum, Polri juga melakukan pendekatan preventif dan pre-emtif dengan memberikan pemahaman kepada anggota ormas agar tidak menyalahgunakan organisasinya. Pembinaan ini penting agar mereka dapat berkontribusi positif dalam menjaga ketertiban dan mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif,” jelasnya.

Polri juga aktif melakukan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penolakan terhadap aksi premanisme yang berkedok ormas.

BACA JUGA:  Melalui Tim Forensik RS Bhayangkara, Identitas Mayat di Tol Jagorawi Terungkap

Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami modus-modus yang digunakan oknum-oknum tertentu untuk melakukan pemerasan atau tindakan intimidasi terhadap dunia usaha.

“Kami terus mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha agar lebih waspada terhadap aksi premanisme yang berkedok ormas. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan setiap bentuk gangguan terhadap investasi,” tambahnya.

“Setiap laporan dari pengusaha dan investor akan kami tindaklanjuti dengan serius. Polri tidak akan ragu untuk menindak oknum anggota ormas yang berperilaku preman dan menghambat investasi di Indonesia,” tegas Brigjen Pol. Trunoyudo.

Polri mengimbau seluruh pengusaha dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk pemerasan, intimidasi, atau gangguan terhadap investasi yang dilakukan oleh oknum anggota ormas tertentu.

BACA JUGA:  Anggota Pokja PWI Setu Diintimidasi Lewat WhatsApp, Dituding Dalang Kasus Hukum, Desak Perlindungan Hukum dari APH

“Kami menjamin perlindungan bagi pelapor dan akan menindaklanjuti setiap laporan secara profesional. Jangan takut untuk melapor jika merasa dirugikan oleh praktik premanisme oknum anggota ormas. Masyarakat dan pengusaha dapat melaporkan melalui hotline layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan tindak premanisme,” tegasnya.

Dengan pendekatan preventif, pre-emtif, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas, Polri berharap dapat menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, dan bebas dari gangguan oknum anggota ormas yang merugikan dunia usaha serta perekonomian nasional.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Kini Cukup STNK, Tanpa Perlu KTP Pemilik Lama

7 April 2026 - 09:57 WIB

Pajak Kendaraan Jabar

Selaraskan Kebijakan Nasional, Kota Bekasi Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

6 April 2026 - 20:44 WIB

Dirkamsel Korlantas Polri Tekankan Integritas dan Kedisiplinan Personel

6 April 2026 - 11:32 WIB

Dirkamsel Korlantas Polri

Pastikan Arus Balik Aman, Jasa Raharja Turun Langsung Pantau Jalur Sumatera

4 April 2026 - 14:44 WIB

Fadli Zon Inisiasi Museum Film dan Fotografi di Kota Tua Jakarta

3 April 2026 - 17:26 WIB

Ketua BPD Beserta Warga Kertarahayu Adukan Jalan Terputus Akibat Proyek Tol Japek II Ke KDM

3 April 2026 - 07:03 WIB

Warga Kertarahayu
Trending di NEWS