Dishub Kabupaten Bekasi: Layanan BisKita Trans Wibawa Mukti Gratis di 2025       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 17 Jan 2025 13:57 WIB ·

Dishub Kabupaten Bekasi: Layanan BisKita Trans Wibawa Mukti Gratis di 2025


Layanan BisKita Trans Wibawa Mukti Gratis di Tahun 2025. (Dok: Istimewa) Perbesar

Layanan BisKita Trans Wibawa Mukti Gratis di Tahun 2025. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi menginformasikan bahwa layanan BisKita Trans Wibawa Mukti akan tetap disubsidi oleh pemerintah, sehingga tarifnya tetap Rp0 alias gratis hingga akhir tahun 2025.

“Awalnya, uji coba dilakukan selama satu bulan, dari 1 hingga 31 Desember 2024. Namun, pada tahun 2025, layanan ini akan kembali digratiskan,” ujar Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bekasi, Firman Arif, pada Senin (8/1).

Angkutan umum massal dengan skema Buy The Service (BTS) ini masih dalam tahap uji coba, dengan melayani rute dari Stasiun Kereta Api Cikarang menuju Stasiun LRT Jatimulya.

BACA JUGA:  Dugaan Pelecehan Oleh Oknum Perusahaan ke Karyawan Kembali Terjadi di Bekasi

Tujuan dari layanan ini adalah untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, guna mengurangi kepadatan kendaraan yang menyebabkan kemacetan.

Saat ini, Dishub bekerja sama dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan sedang melakukan kajian terhadap hasil uji coba pengoperasian BisKita Trans Wibawa Mukti.

“Pengkajian masih berlangsung. Setelah hasil kajian tersedia, kami akan menyampaikannya,” kata Firman.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana, Pengembangan, dan Penerangan Jalan Umum Dishub Kabupaten Bekasi, Deni Hendra Kurniawan, menyatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk subsidi operasional BisKita Trans Wibawa Mukti pada tahun 2025 sebesar Rp18,5 miliar.

BACA JUGA:  Tragis! Suami Bunuh Istri dan Mandikan Jenazahnya di Cikarang Bekasi

“Anggaran ini akan digunakan untuk biaya operasional BisKita Trans Wibawa Mukti selama 365 hari sepanjang tahun 2025,” ujar Deni.

Deni juga menyampaikan bahwa pada Februari mendatang, akan ada penambahan koridor layanan. Namun, anggaran untuk koridor baru ini akan berasal dari Kementerian Perhubungan.

“Saat ini, kami tengah melakukan survei lapangan untuk menentukan rute yang akan dilalui dan lokasi titik berhenti atau halte. BisKita tidak dapat berhenti sembarangan,” jelas Deni.

Deni berharap layanan transportasi dari Terminal Kalijaya menuju Kantor Pemerintahan Kabupaten Bekasi dapat segera diluncurkan pada Februari nanti dengan lancar.

BACA JUGA:  Garda Pasundan DPC Cikarang Barat Mendukung Polri dalam Operasi Berantas Premanisme

“Semoga semuanya berjalan lancar dan layanan ini dapat diluncurkan pada Februari,” tambahnya.

Deni juga mengungkapkan bahwa setelah satu tahun layanan transportasi umum ini diberikan secara gratis, pada tahun 2026 tarif baru akan diterapkan sesuai dengan hasil kajian.

Diperkirakan tarif akan berkisar antara Rp5.000 hingga Rp7.000, meskipun ada rencana untuk memberikan subsidi dari pemerintah.

“Rencananya, tarif akan diberlakukan pada 2026. Namun, diperkirakan tarifnya akan berkisar antara Rp5.000 hingga Rp7.000, dengan kemungkinan subsidi dari pemerintah,” jelasnya.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tubagus Amrie Wardhana, Praktisi Hukum Senior yang Tangani Beragam Perkara Nasional

27 Juni 2026 - 13:24 WIB

Dorong Desa Tangguh Iklim, Tim PKM Universitas Borobudur Serahkan Naskah Akademik Raperdes Sampah

26 Juni 2026 - 22:16 WIB

Gandhi S Rilis Single Dangdut Terbaru “Ketuk Pintu” Bersama HP Records

26 Juni 2026 - 11:30 WIB

Dirut PT MMS Ditahan Bareskrim dalam Kasus Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor Sawit

26 Juni 2026 - 10:57 WIB

Ekspor Sawit

Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja

26 Juni 2026 - 10:38 WIB

TemuKarya Karang Taruna Kota Bekasi: Darkam Berpeluang Kembali Pimpin Organisasi Secara Aklamasi

25 Juni 2026 - 13:27 WIB

Trending di NEWS