LKPI: Melki Laka Lena-Johni Asadoma Ungguli Survei Pemilihan Cagub-Cawagub NTT 2024       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 13 Okt 2024 12:04 WIB ·

LKPI: Melki Laka Lena-Johni Asadoma Ungguli Survei Pemilihan Cagub-Cawagub NTT 2024


Ilustrasi: Pilkada NTT. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi: Pilkada NTT. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) meluncurkan hasil survei terbaru mengenai peta kekuatan elektoral tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024.

Survei ini dilakukan dengan tujuan memberikan gambaran terkini terkait dinamika dukungan masyarakat terhadap calon-calon pemimpin daerah di NTT.

“Hasil survei yang dilakukan melalui simulasi pertanyaan terbuka secara langsung kepada responden menunjukkan bahwa, jika Pilkada NTT dilaksanakan hari ini, pasangan nomor urut 2, Melki Laka Lena – Johni Asadoma memperoleh suara sebesar 38,7%,” kata Ditektur Eksekutif LKPI Togu Lubis dalam keterangannya, Sabtu (12/10/2024).

Lebih lanjut, Togu menyatakan, di posisi kedua, pasangan nomor urut 1, Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto, dipilih oleh 31,6% responden, pasangan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu hanya memperoleh 16,1%, dan sebanyak 13,6% responden tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Selanjutnya, dalam simulasi dengan pertanyaan tertutup menggunakan kuisioner, responden diminta memilih salah satu dari ketiga pasangan calon dengan pertanyaan: “Jika Pilkada NTT digelar hari ini, siapa yang akan Anda pilih di antara pasangan nomor urut 1, Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto; pasangan nomor urut 2, Melki Laka Lena – Johni Asadoma; atau pasangan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu?”

BACA JUGA:  Akun “Badan Perwakilan Netizen” Dilaporkan ke Polisi, Diduga Sebar Hoaks dan Cemarkan Nama Baik

Hasil tabulasi menunjukkan bahwa pasangan nomor urut 2, Melki Laka Lena – Johni Asadoma, memperoleh dukungan 42,7%, sementara pasangan nomor urut 1, Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto, dipilih oleh 32,3% responden.

Kemudian, pasangan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu meraih 17,6%, dan 7,4% responden tidak memberikan jawaban.

Survei ini, lanjut Togu, juga mengevaluasi tingkat kemantapan pilihan responden terhadap ketiga pasangan calon hingga hari pencoblosan.

Hasil survei menunjukkan bahwa 89,4% responden yang memilih pasangan Melki Laka Lena – Johni Asadoma merasa mantap dengan pilihannya. sementara 10,6% belum mantap.

“Untuk pasangan Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto, 77,3% responden merasa mantap, sementara 22,7% masih belum mantap,” kata Togu.

Pasangan Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu memperoleh angka kemantapan tertinggi, yakni 87,2%, dengan 12,8% responden yang masih merasa ragu.

Selain itu, survei ini juga mengukur penilaian responden terhadap integritas, kompetensi, dan komitmen masing-masing pasangan calon dalam mewujudkan gagasan pembangunan untuk NTT.

Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 82,7% responden menilai pasangan Melki Laka Lena – Johni Asadoma memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen yang baik.

BACA JUGA:  Kegiatan Sosial Rutin, Karang Taruna Desa Mekarwangi Begikan Sembako Kepada Lansia

“Sementara itu, pasangan Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto dinilai oleh 60,7% responden sebagai pasangan yang memiliki atribut tersebut, dan pasangan Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu dinilai oleh 64,7% responden,” kata Togu.

Dikatakan, survei ini juga mengidentifikasi isu-isu utama yang menjadi harapan masyarakat terkait pemerintahan yang akan datang.

Berdasarkan temuan survei, penyediaan lapangan pekerjaan menjadi isu yang paling penting bagi masyarakat. Tercatat sebanyak 25,4% responden menganggap ini sebagai prioritas utama.

Isu kedua yang dianggap penting adalah jaminan kesehatan dan kesejahteraan rakyat dengan 24,2%, diikuti oleh harga bahan pokok yang terjangkau sebanyak 20,9%.

Selain itu, 15,3% responden menginginkan biaya pendidikan yang terjangkau dan akses transportasi publik.

“Sedangkan 14,2% responden berharap ada penyediaan pupuk subsidi yang merata dan ketersediaan BBM subsidi bagi nelayan,” kata Togu.

Togu menjelaskan, survei ini dilakukan pada periode 1 hingga 10 Oktober 2024, dengan melibatkan 1.580 responden yang memiliki hak pilih di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Margin of error atau toleransi kesalahan survei ini adalah ±2,46% dengan tingkat kepercayaan 95%.

BACA JUGA:  Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Jaya, Warga Kompak dan Guyub

“Sampel responden diambil secara acak dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur, dan diwawancarai secara tatap muka,” ucapnya.

Sementara itu, pengamat Politik dan Intelijen Universitas Indonesia Muhammad Sutisna menilai dari hasil survei ini terlihat adanya Fenomena Prabowo Effect terhadap melejitnya Elektabilitas Paslon nomor urut 2 Melki Laka Lena dan Johni Asadoma.

“Mengingat pada Pilpres lalu Pasangan Prabowo Gibran menang telak di NTT secara tidak langsung berdampak pada tingginya elektabilitas Melki Laka Lena,” ujar Sutisna.

Menurutnya, pengaruh tinggi elektabilitas pasangan Melki-Johni menunjukan bahwa pemilih parpol dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) mayoritas memberikan pilihan pada Melki-Johni.

Ditambag lagi, sambung Sutisna, Melki Laka Lena juga sudah dikenal publik sebagai sosok muda dari NTT di tingkat nasional karena kiprahnya sebagai anggota DPR RI yang berjuang untuk kemajuan NTT lewat legislatif.

“Kemudian effect Popularitas dari mantan Kapolda NTT Johni Asadoma juga punya pengaruh besar terhadap tingkat elektabilitas Melki-Johni. Selain itu juga menunjukan kalau pemilih partai pengusung Melki -Johni ini mayoritas memberikan pilihan pada Melki -Johni,” ujarnya.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polresta Klaten Bongkar Penyalahgunaan Pertalite, Kerugian Negara Ditaksir Rp378 Juta

10 September 2026 - 16:16 WIB

Nomor Urut 3 di Pilkades Gandamekar, Kempit Programkan Perluasan Lapangan Kerja dan Prioritaskan Warga Gandamekar

9 September 2026 - 17:10 WIB

Kempit

Pilkades Sukadanau, H. Parta Nomor Urut 2 Siap Rangkul Warga dan Benahi Tata Kelola Desa

9 September 2026 - 14:58 WIB

Pilkades Sukadanau

Satpol PP Bandung Intensif Patroli, Warga Diminta Aktif Melapor

8 September 2026 - 15:46 WIB

16 Kg Emas Diduga Ilegal Digagalkan di Bandara Manado

7 September 2026 - 14:33 WIB

Emas Ilegal

ICMI Orda Kabupaten Bekasi Perkuat Peran LPBH ICMI Kawal Pilkades Serentak 2026

5 September 2026 - 23:08 WIB

LBH ICMI Orda Kabupaten Bekasi
Trending di NEWS