Warga Mengeluh, Pemkot Bekasi Diminta Perbaiki Tanggul Perumahan Pondok Gede Permai       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 7 Agu 2024 20:13 WIB ·

Warga Mengeluh, Pemkot Bekasi Diminta Perbaiki Tanggul Perumahan Pondok Gede Permai


warga Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi melakukan aksi damai. (Dok: Istimewa) Perbesar

warga Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi melakukan aksi damai. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Menjadi daerah langganan banjir dan dikhawatirkan memakan korban, ratusan warga Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi melakukan aksi damai menuntut pembangunan tanggul kepada pemerintah Kota Bekasi, Rabu (7/8/2024)

Royan Pra Cahyo, Ketua RW 09 Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, mengatakan hampir setiap musim penghujan tiba, rumah warga di RT 1, 2 dan 3, menjadi wilayah langganan banjir.

“Aksi damai ini, menuntut kepada pemerintah setempat, agar secepatnya membangun tanggul di RW 09, karena posisi tanggul yang ada sekarang posisinya juga miring, dan dikhawatirkan jebol,” paparnya.

BACA JUGA:  AWPI Kabupaten Bekasi Pusatkan Aktivitas di Sekretariat Baru di Jalan Kalimalang

Royan menyebutkan, pada tahun 2024 saja, sudah terjadi sekitar 4 sampai 5 kali banjir dengan kedalaman kurang lebih selutut orang dewasa.

Royan mengaku, yang paling parah dan sempat viral, musibah banjir yang terjadi pada tahun 2020 silam. Saat itu, tanggul sungai jebol dan merendam pemukiman warga hingga lantai dua.

“Saat itu, di lantai dua saja sudah terendam banjir sedalam pusar orang dewasa,” paparnya.

BACA JUGA:  Bebaritan, Sedekah Bumi Tradisi Sambut Tahun Baru Hijriyah dan Bulan Suro Di Desa Cibening Setu

Saat banjir tersebut, kata Royan, Menteri PUPR sempat datang ke lokasi dan berpesan, segera mungkin dilakukan pembangunan tanggul dan ditinggikan.

“Namun hingga saat ini, pembangunan tanggul itu tak kunjung optimal, hingga tanggul yang kita lihat bersama ini, kondisinya miring dan tidak bisa menampung debit air hingga rawan terjadi musibah banjir,” keluh Royan saat orasi di depan tanggul sungai.

BACA JUGA:  Kapan Hari Raya Idul Adha 2024? Ini Penjelasan Pakar Falak Kemenag

Dewi, warga yang rumahnya terletak di sebelah tanggul yang miring tersebut, berharap agar pemerintah sesegera mungkin melakukan perbaikan tanggul di RW 09.

“Saya pejuang rupiah pak, saya tidak mau kerendam banjir lagi, capek pak, mohon segera dilakukan pembangunan tanggul,” ungkapnya di depan awak media.

 

Penulis : Sukayat

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional 

16 Juli 2026 - 10:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Sidak Peternakan Ayam di Permukiman Pasirgombong

15 Juli 2026 - 23:29 WIB

BUMDes Pasirgombong

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang Menguak, Eks Kabid Pasar Ditahan Kejari Bekasi

15 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

SMKN 1 Setu

Raker 2026/2027: SMP Plus Al-Burhaniyah Target Cetak Generasi Islami Berprestasi

13 Juli 2026 - 22:10 WIB

SMP Plus Al-Burhaniyah

Ancaman Bom di SDN Jagakarsa, Polda Metro Minta Warga Tetap Tenang

13 Juli 2026 - 14:44 WIB

Bom di Jagakarsa
Trending di NEWS