Ditlantas Polda Lampung Tindak 693 Kendaraan ODOL Selama Juni 2025       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 29 Jun 2025 21:01 WIB ·

Ditlantas Polda Lampung Tindak 693 Kendaraan ODOL Selama Juni 2025


Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung menindak sebanyak 693 kendaraan pelanggar aturan Over Dimension Over Load (ODOL) selama periode 1 hingga 25 Juni 2025.

Penindakan ini merupakan bagian dari upaya menegakkan peraturan lalu lintas serta menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah Provinsi Lampung.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengungkapkan bahwa mayoritas pelanggaran dilakukan oleh kendaraan angkutan barang seperti truk Fuso, truk besar, dan mobil pick up.

BACA JUGA:  Program PTSL Berlanjut di 28 Desa di Kabupaten Bekasi, Kejari: Jika Ada Pungli Laporkan

Kendaraan tersebut umumnya dimiliki oleh perusahaan swasta maupun pelaku usaha perorangan.

“Penindakan terhadap kendaraan ODOL kami lakukan secara konsisten. Salah satunya dengan memberikan teguran melalui blangko yang ditempelkan pada kendaraan pelanggar,” ujar Yuni, Sabtu (28/6/2025).

Ia menambahkan, selain membahayakan pengguna jalan lain, kendaraan ODOL juga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Lampung.

Berdasarkan hasil penindakan selama Juni, kendaraan dengan pelat nomor polisi BE (Lampung), BG (Sumatera Selatan), B (Jakarta), BM (Riau), BH (Jambi), dan K (Jawa Tengah) tercatat sebagai yang paling banyak melakukan pelanggaran.

BACA JUGA:  Ribuan Perusahaan di Bekasi Abai CSR, Padahal Ada Sanksi Tegas Hingga Pencabutan Izin Usaha

“Langkah ini merupakan bagian dari program nasional dalam upaya menekan jumlah kendaraan ODOL di jalan raya,” kata Yuni.

Polda Lampung juga terus menggencarkan upaya preventif dan represif, mulai dari penertiban di jalan raya, pemeriksaan di titik rawan pelanggaran ODOL, hingga sosialisasi kepada pelaku usaha.

Operasi serupa, lanjutnya, akan dilakukan secara berkala. Polda Lampung bahkan tidak menutup kemungkinan akan memberikan sanksi tegas berupa tilang maupun rekomendasi pencabutan izin operasional bagi kendaraan yang terbukti terus melanggar.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan DJ Panda Ancam dan Sebarkan Data Pribadi Erika Carlina

“Kami mengimbau seluruh perusahaan logistik dan pengusaha angkutan barang untuk mematuhi ketentuan dimensi dan muatan kendaraan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Yuni, yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Metro.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT KAI Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Tragedi Kecelakaan Kereta Api

28 April 2026 - 00:13 WIB

Tuntut Ganti Rugi, Warga Hentikan Truk Proyek Tol Japek 2 Selatan

27 April 2026 - 17:51 WIB

Proyek Tol Japek 2

Jasa Raharja Gandeng Organda, Dorong Integrasi Data dan Keselamatan Transportasi Nasional

27 April 2026 - 13:26 WIB

Soal Putusa PTUN, KemenPANRB Tegur Keras DLH Kota Bekasi

26 April 2026 - 23:02 WIB

Remaja di Tambun Selatan Diduga Dikeroyok, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

26 April 2026 - 20:27 WIB

Pengeroyokan di Tambun

Pers Bersatu di Bekasi, HPN 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Aksi Sosial

26 April 2026 - 14:24 WIB

Trending di NEWS