Gegara Uang Rp 50.000, Oknum Linmas Bacok Ketua KPPS di Palembang       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 15 Feb 2024 18:41 WIB ·

Gegara Uang Rp 50.000, Oknum Linmas Bacok Ketua KPPS di Palembang


Perawatan Korban Pembacokan di Palembang. (Dok: Istimewa) Perbesar

Perawatan Korban Pembacokan di Palembang. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 27 yang berlokasi di Jalan Kerangga Lorong, Lebak Malang Kelurahan, 30 Ilir Kecamatan, Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan, menjadi korban penyerangan oleh seorang anggota perlindungan masyarakat (linmas) pada Rabu (14/2/2024) malam sekitar pukul 22.10 WIB.

Penyerangan tersebut dilakukan karena dugaan persoalan terkait uang sebesar Rp 50.000.

Osa (34), korban penyerangan tersebut, mengalami luka serius di kepala akibat dibacok oleh oknum Linmas tersebut, sehingga memerlukan 15 jahitan setelah kejadian.

BACA JUGA:  Pemerintah Evakuasi Bertahap 96 WNI dan 1 WNA dari Iran

Ia telah dilarikan ke RS AK Gani dan saat ini sedang menjalani perawatan rawat jalan di rumahnya.

Menurut keterangan dari Nadia, istri korban, sebelum terjadinya penyerangan, pelaku hendak meminjam uang sebesar Rp 50.000 kepada suaminya.

Namun, saat itu korban tidak memiliki uang tersebut. Pelaku kemudian mendekati korban dan dalam waktu singkat, langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan golok.

“Pelaku mau meminjam uang ke suami saya tetapi lewat adik saya. Pelaku lihat suami baru saja mengeluarkan uang untuk beli susu untuk semua anggota KPPS. Mungkin dipikir dia (pelaku) ada, padahal sama sekali tidak ada lagi uangnya,” katanya dilansir Beritasatu, Kamis (15/2).

BACA JUGA:  Tim Densus 88 Polri Tangkap 3 Terduga Teroris di Jawa Tengah

Setelah itu, pelaku pulang ke rumah dan berganti pakaian. Beberapa jam kemudian, pelaku kembali ke TPS dan mendekati korban untuk menanyakan kembali uang yang ingin dipinjam.

Namun, tanpa alasan yang jelas, pelaku kembali melakukan penyerangan dengan membacok kepala korban.

Nadia menambahkan bahwa sehari sebelumnya, pelaku juga telah meminjam uang sebesar Rp 150.000 kepada suaminya.

BACA JUGA:  Kades dan Bendahara di Lembata NTT Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

Namun, ia membantah bahwa penyerangan terjadi karena korban tidak mendahulukan istrinya yang sedang hamil untuk mencoblos saat antre di TPS.

Kepala kelurahan 30 Ilir mengatakan bahwa penyerangan tersebut terjadi saat korban sedang melakukan rekapitulasi penghitungan suara. Mertua korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Ilir Barat II Palembang.

 

Editor: Uje
Sumber: Beritasatu

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wahab Abdullah Menang Pilkades Kertarahayu Setu, Raih 2.172 Suara

21 September 2026 - 17:46 WIB

Pilkades Berjalan Damai, Pemerintah Kecamatan Setu Apresiasi Sinergi Masyarakat, TNI, dan Polri

21 September 2026 - 14:52 WIB

Pemerintah Kecamatan Setu

Sat Narkoba Polres Metro Bekasi Tindak Dugaan Penyalahgunaan Tembakau Sintetis di Tegal Danas

21 September 2026 - 13:30 WIB

Sat Narkoba

Pastikan Pilkades Aman, Polsek Setu Dampingi Asistensi PJU Polda Metro Jaya di Burangkeng

20 September 2026 - 22:15 WIB

Pilkades Setu

Wadir Binmas Polda Metro Jaya Beri Arahan Personel Pam TPS Pilkades Setu

19 September 2026 - 15:23 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Cikarang Barat Gelar Patroli Gabungan

19 September 2026 - 15:09 WIB

Trending di NEWS