28 Orang Dilarikan ke RS Akibat Kebocoran Gas Amonia Pabrik Es di Karawaci       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 6 Feb 2024 13:54 WIB ·

28 Orang Dilarikan ke RS Akibat Kebocoran Gas Amonia Pabrik Es di Karawaci


Kebocoran Gas Amonia Pabrik Es di Karawaci Bogor. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kebocoran Gas Amonia Pabrik Es di Karawaci Bogor. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Gas amonia bocor dari pabrik es di Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, mengakibatkan 28 orang mengalami sesak napas dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa kebocoran tersebut terjadi sekitar pukul 2.45 WIB, Selasa (6/2/2024).

Beberapa karyawan dan warga sekitar pabrik mengalami sesak napas dan iritasi mata.

“Dalam kejadian ini, sebanyak 28 orang telah dibawa ke rumah sakit karena mengalami sesak napas dan iritasi mata. Ini melibatkan karyawan pabrik dan masyarakat sekitar. Tidak semuanya pingsan, ada yang mengalami sesak napas, ada yang merasa mata pedas,” ungkap Kombes Zain Dwi ketika dilansir detikCom, Selasa (6/2/2024).

BACA JUGA:  Festival Bulutangkis U-15 Piala Presiden 2025 Dibuka, Pencarian Bibit Generasi Emas Bulutangkis Indonesia

Namun, dari 28 korban, 10 orang sudah diperbolehkan pulang. Ada juga karyawan yang mengalami luka lecet karena melompat saat kejadian.

“Beberapa karyawan mengalami luka ringan, mungkin karena melompat saat kejadian. Mereka sudah dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Kebocoran gas amonia ini terjadi akibat terlepasnya salah satu pipa gas pada pabrik pembuatan es.

“Pabrik ini menggunakan gas amonia sebagai bahan pendingin, dan salah satu pipanya terlepas selama proses,” tambahnya.

BACA JUGA:  Polres Karawang Ungkap Sindikat Polisi Gadungan yang Lakukan Perampasan dan Penyekapan

Menurut Kombes Zain Dwi, kejadian ini baru bisa ditangani sekitar pukul 5.30 WIB. Saat ini, situasinya telah kondusif dan warga yang terdampak telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Pada pukul setengah tiga pagi, kami mulai menangani situasi ini. Sekarang gasnya sudah terkendali, dan kami telah membawa warga yang terkena dampak ke rumah sakit terdekat. Mereka dibawa ke empat rumah sakit berbeda,” katanya.

Sebanyak 200 warga sekitar pabrik juga dievakuasi karena bau gas amonia masih tercium di sekitar lokasi kejadian.

“Ada sekitar 200 warga sekitar pabrik yang dievakuasi karena masih tercium bau gas, terutama di sekitar lokasi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polisi Perketat Pengamanan Bandara Internasional di Jabar, Cegah Transit TPPO

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran juga melakukan penyiraman air di sekitar lokasi untuk mengurangi pencemaran udara. Masyarakat sekitar diminta untuk segera melapor jika mengalami gangguan pernapasan.

“Jika ada masyarakat yang masih mengalami kesulitan bernapas, kami siapkan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk membantu mereka,” tambahnya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini untuk memastikan tidak ada ledakan yang terjadi.

 

Editor: Uje
Sumber: detikCom

*Update Berita Terbaru di Google News.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

20 Titik Charger Disiapkan, Kadin Bekasi Bidik Ekosistem Kendaraan Listrik

15 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Pererat Sinergi, Kapolres Metro Bekasi Kota Silaturahmi ke Sekretariat PWI Bekasi Raya

14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Silaturahmi Kapolres Metro Bekasi Kota

Fitur Imah Aing Dibuka, Warga Jabar Bisa Ajukan Perbaikan Rutilahu Gratis

14 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Imah Aing

81 Jembatan Merah Putih Dibangun, Akses Warga Sumsel Makin Mudah

13 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Jembatan Merah Putih

Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasa Raharja Percepat Pendataan

13 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Dapat Kesempatan

12 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Magang Nasional
Trending di NEWS