Menu

Mode Gelap
Berhadiah Rp500 Juta, Sekretaris Dinas LH Kabupaten Bekasi Berikan Tips Lomba Kampung Bersih Relawan Barisan Mas Gibran (BMG) Usulkan 12 Menteri dan Wamen Milenial Kabinet Prabowo-Gibran Proyek Pengurugan Perum Villa Setu Wangi Dikomplain Warga Lakukan Pengawasan Coklit Data Pemilih, Panwaslucam Setu Optimistis Sukses Polisi Tangkap Bandar Chip Slot Royal Dream

TNI & POLRI · 17 Sep 2023 15:45 WIB ·

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya 2023 Mulai Besok


Ilustrasi Penilangan Kendaraan Oleh Kepolisian. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Penilangan Kendaraan Oleh Kepolisian. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan melaksanakan Operasi Zebra Jaya, yang akan dimulai pada Senin (18/9/2023).

Pengumuman mengenai pelaksanaan Operasi Kepolisian Zebra Jaya 2023 disampaikan melalui unggahan media sosial resmi Ditlantas Polda Metro Jaya.

Operasi ini direncanakan akan berlangsung selama dua pekan, dari 18 September hingga 1 Oktober 2023.

Tujuan dari Operasi Zebra Jaya ini adalah untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), yang menjadi kunci menuju Pemilu Damai 2024, seperti yang diungkapkan dalam keterangan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga telah mengumumkan pelaksanaan Operasi Zebra selama dua pekan, yang berlangsung dari 4 hingga 17 September 2023.

Operasi Zebra yang digelar oleh Korlantas Polri berlaku secara serentak di seluruh Indonesia.

Namun, Ditlantas Polda Metro Jaya baru-baru ini menginformasikan bahwa mereka akan melaksanakan Operasi Zebra Jaya mulai besok, 18 September 2023, hingga 1 Oktober 2023.

Operasi Zebra Jaya 2023 akan membidik setidaknya 15 jenis pelanggaran lalu lintas.

Sasaran dari operasi ini meliputi:

1. Pengendara roda empat atau roda dua yang melanggar arus lalu lintas.

2. Pengemudi atau pengendara di bawah pengaruh alkohol.

3. Pengemudi atau pengendara menggunakan HP saat berkendara.

4. Pengendara yang tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

5. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.

6. Pengemudi melampaui batas kecepatan yang telah ditetapkan.

7. Pengendara membawa lebih dari satu penumpang.

8. Pengemudi atau pengendara di bawah umur dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

9. Kendaraan bermotor roda dua, roda empat, atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan untuk dapat digunakan di jalan.

10. Kendaraan bermotor roda dua, roda empat, atau lebih yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

11. Melanggar marka jalan.

12. Kendaraan roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan standar.

13. Kendaraan bermotor yang memasang rotator bukan untuk tujuan yang diizinkan.

14. Penertiban kendaraan roda empat yang menggunakan pelat nomor palsu atau tidak resmi.

15. Penertiban terhadap parkir liar.

 

Editor: Uje

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Patuh Jaya Dimulai Hari Ini Hingga 28 Juli, Ini Sasarannya!

15 Juli 2024 - 11:46 WIB

Operasi Patuh 2024

Polisi Tangkap 2 Tersangka Pembakar Rumah Wartawan di Karo Sumut

10 Juli 2024 - 10:12 WIB

Pembakaran Rumah Wartawan

Polri Ungkap Sindikat Judi Online dan Pornografi Jaringan Internasional

9 Juli 2024 - 09:27 WIB

Sindikat Judi Online

Kapolri: Pentingnya Sinergi Demi Suksesnya Pilkada 2024

7 Juli 2024 - 22:34 WIB

Kapolri

Kantor Kementerian ESDM Digeledah, Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik

6 Juli 2024 - 12:47 WIB

Kementerian ESDM

Korlantas Polri Pamerkan Teknologi Digital Pada Puncak HUT Bhayangkara Ke-78

3 Juli 2024 - 06:05 WIB

Korlantas Polri
Trending di NEWS