Siaga Kekeringan Meteorologis di Jawa Barat, Termasuk Bekasi dan Bogor       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 22 Agu 2023 10:07 WIB ·

Siaga Kekeringan Meteorologis di Jawa Barat, Termasuk Bekasi dan Bogor


Ilustrasi Kekeringan Akibat Kemarau Panjang. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Kekeringan Akibat Kemarau Panjang. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi ekstrim cuaca di wilayah Jawa Barat dalam periode 21-31 Agustus 2023.

Saat ini, Kecamatan Padalarang yang berada di Kabupaten Bandung Barat telah diberi status awas akibat potensi kekeringan meteorologis, sementara wilayah lainnya memiliki status siaga dan waspada.

“Kondisi El Nino umumnya berdampak pada berkurangnya curah hujan di Indonesia dan berpotensi menyebabkan kekeringan meteorologis,” kata Rakhmat Prasetia, Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, dilansir Tempo.co. (21/8).

BACA JUGA:  AWPI DPC Kabupaten Bekasi Jalin Sinergitas dengan Bakesbangpol

Data terkini dari BMKG menunjukkan bahwa sebanyak 43,6 persen wilayah Jawa Barat sudah mengalami periode tanpa hujan yang sangat panjang, mencapai 1-2 bulan.

Sejumlah kecil daerah lainnya bahkan sudah lebih dari dua bulan mengalami kekurangan hujan, seperti daerah Cirebon dan Kabupaten Bandung Barat.

Ketika melihat curah hujan secara keseluruhan di Jawa Barat, sekitar 99 persen wilayah tergolong dalam kriteria rendah, yakni curah hujan kurang dari 50 milimeter per dasarian (sepuluh hari).

Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga dasarian ketiga Agustus 2023, dengan curah hujan yang secara umum berada di bawah normal.

BACA JUGA:  Kadis Perkimtan Dampingi Pj Bupati Bekasi Tinjau Longsor di Bojongmangu

BMKG memperkirakan adanya peluang hujan dengan intensitas lebat pada skala lokal dan durasi singkat pada tanggal 25 Agustus 2023 di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, beberapa daerah yang telah diberi status siaga kekeringan meliputi Bekasi (Kecamatan Tambelang), Bogor (Kecamatan Tamansari), Kota Bogor (Kecamatan Bogor Barat), Kota Tasikmalaya (Kecamatan Cibeureum), serta Kabupaten Bandung Barat (Kecamatan Cikalong Wetan dan Rongga).

Lebih lanjut, sejumlah kecamatan lainnya yang termasuk dalam kategori siaga kekeringan meliputi wilayah Kabupaten Bandung, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Subang, Sukabumi, Sumedang, dan Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Penggelapan dan Wanprestasi Fauzan Fadel Muhammad Masuki Tahap Persidangan

BMKG mengimbau warga serta pihak terkait untuk bersiap menghadapi dampak yang mungkin timbul akibat rendahnya curah hujan di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Selain itu, diperlukan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat terkait dengan curah hujan yang rendah selama musim kemarau.

 

Editor: Uje

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

5 September 2026 - 09:43 WIB

Lansia 76 Tahun Jadi Tersangka, Diduga Garap 270 Hektare Hutan untuk Sawit

4 September 2026 - 13:03 WIB

Karhutla di Desa Tasik Tebing Serai

Jasa Marga dan Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital  

4 September 2026 - 11:11 WIB

Kepala Jasa Raharja Jabar Temui Dirlantas dan Bapenda

3 September 2026 - 11:24 WIB

Total Rp8,65 Miliar Hibah Disbudpora Bekasi 2026 untuk 7 Organisasi, PWI Minta Rincian Dibuka

2 September 2026 - 20:49 WIB

Hibah Disbudpora Kabupaten Bekasi

Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat  

2 September 2026 - 11:44 WIB

Trending di NEWS