Diduga Bunuh Diri, Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas di Rel Kereta       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 30 Apr 2023 14:32 WIB ·

Diduga Bunuh Diri, Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas di Rel Kereta


Gambar Ilustrasi. (Doc: Istimewa) Perbesar

Gambar Ilustrasi. (Doc: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – AKBP Buddy Alfrits Towoliu, Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, meninggal karena tertabrak kereta di jalur Jatinegara, Jakarta Timur pada Sabtu (29/4) sekitar pukul 10.15 WIB.

Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa dugaan sementara adalah AKBP Buddy melakukan tindakan bunuh diri. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki kejadian tersebut.

“Untuk sementara, dari langkah-langkah yang kita lakukan ini patut diduga bunuh diri,” kata Truno seperti yang dilaporkan oleh CNNIndonesia.com (29/4).

BACA JUGA:  Disdik Bersama DP3A Programkan Psikolog Anak di Sekolah

Menurut Trunoyudo, AKBP Buddy memiliki riwayat sakit empedu dan menjalani pengobatan serta operasi di RS Pondok Indah Jakarta selama dua pekan terakhir.

Namun, keluarga AKBP Buddy menolak dugaan bunuh diri tersebut dan menyatakan bahwa AKBP Buddy tidak memiliki gangguan jiwa sebelum meninggal dan tidak mengalami kesulitan ekonomi.

“Pihak keluarga menolak dugaan bunuh diri tersebut,” kata Cyprus A Tatali, paman mendiang, seperti yang dilaporkan oleh detik.

BACA JUGA:  Menkomdigi Sebut 48 Persen Anak Alami Perundungan Online

Cyprus menyebut bahwa AKBP Buddy menerima telepon dari seseorang satu jam sebelum ditemukan meninggal di rel kereta Stasiun Jatinegara.

Setelah menerima telepon tersebut, AKBP Buddy menggunakan jasa ojek online padahal seharusnya ia menggunakan mobil pribadinya untuk berangkat kerja.

Keluarga menduga adanya keterlibatan mafia narkoba dalam kematian AKBP Buddy, terutama karena jabatan barunya sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Timur yang baru diemban selama dua pekan.

BACA JUGA:  Polisi Bongkar Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan, 4 Orang Jadi Tersangka

“Kami menduga karena ada jabatan baru mungkin ada yang diduga dia mau sidik, kan Kasat Narkoba, kan narkoba di situ kan berhadapan di situ mafia, pelaku-pelaku mafia,” jelas Cyprus.

Cyprus juga menduga bahwa keponakannya dibunuh dan jasadnya dibuang ke rel kereta api di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, untuk menghilangkan jejak aksi pembunuhan.

 

Editor: Uje

 

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kasus Gangguan Ibadah di GKPI Rajeg, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

13 Oktober 2026 - 12:18 WIB

GKPI Rajeg

Jasa Raharja dan Kejati Sumut Perkuat Sinergi Kelembagaan dan Tata Kelola Perusahaan  

12 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pelaku Penembakan Pelajar di Garut Ditangkap, Airsoft Gun Disita

12 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Resmob Polda Jabar

Jasa Raharja Salurkan 50 Alat Bantu bagi Penyintas Kecelakaa

9 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Disperkimtan Kabupaten Bekasi Pantau Peningkatan Jalan dan Drainase di Perum Bumi Citra Lestari Cikarang

8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Perumahan Bumi Citra Lestari

Kades Tamanrahayu Terpilih, Emin Suryana Alias Bang Jibril Tinjau Langsung Lokasi Rencana Perbaikan Jalan Dahuan

8 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Kades Tamanrahayu Terpilih
Trending di NEWS