Tangani Lahan Sawah Terdampak Banjir, Dinas Pertanian Lakukan Ini       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 29 Mar 2023 20:39 WIB ·

Tangani Lahan Sawah Terdampak Banjir, Dinas Pertanian Lakukan Ini


Lahan Sawah yang Terendam Banjir di Kabupaten Bekasi. Perbesar

Lahan Sawah yang Terendam Banjir di Kabupaten Bekasi.

BEKASI – Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan ratusan kilogram bibit dan ribuan liter pupuk hayati cair (pengganti pupuk kimia) bagi para petani padi yang sawahnya terendam banjir.

“Kita bagikan bibit dan pupuk hayati cair. Pupuk hayati cair ini totalnya melalui APBD itu ada 53.315 liter untuk se-Kabupaten Bekasi,” kata Subkoordinator Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Dodo Hadi Triwardoyo pada Jum’at (03/03).

BACA JUGA:  Pesona Alam Jawa Barat: Rekomendasi Destinasi Wisata Terbaik

Dodo menjelaskan Dinas Pertanian melakukan pendataan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) oleh tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mengenai jumlah petani terdampak yang akan menerima bantuan benih.

“Nanti dari teman-teman di Kecamatan itu PPL, mengusulkan ke kita, nah itu nanti akan kita rekap, itu jadi bahan kita untuk mengusulkan bantuan,” jelas Dodo.

Pendataan juga, lanjut Dodo, akan memilah lahan mana saja yang mengalami puso (gagal tanam atau gagal panen).

BACA JUGA: Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Benih

Karena ada beberapa hal yang diperhatikan dalam hal perbedaan antara jenis persemaian dan pertanaman, seperti waktu lamanya terendam banjir.

BACA JUGA:  BRI Bakal Selesaikan Penyaluran KUR

“Kalau untuk persemaian, kalau dia terendam lamanya lebih dari 3 hari, tertutup air, itu pasti puso, mati, karena masih kecil dia,” terangnya.

Kalau pertanaman, kata Dodo, misalnya dia hanya tergenangnya 30 cm, berarti daunnya masih bisa selamat, masih bisa berfotosintesis, kemungkinan 50 sampai 70 persen masih bisa selamat.

“Tapi kalau terendam lama walaupun usianya 30 hari daunnya tidak terlihat, itu sudah pasti gagal,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pastikan Arus Lalin Lancar, Polsek Cikarang Barat Turun Langsung di Titik Rawan Padat

Kemudian Dodo juga mengharapkan kedepannya Pemkab Bekasi bisa mengalokasikan Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) untuk mengcover lahan yang rawan terkena banjir. (Red)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tiga Lembaga Gagas, Sosialisasikan Perlindungan Hukum Penelantaran Rumah Tangga

26 Januari 2026 - 14:22 WIB

HK Damin Sada: Pluralisme adalah Akar Sejarah dan Identitas Bekasi

26 Januari 2026 - 12:23 WIB

BGN Tegaskan Tak Ada Kebijakan Pengadaan Susu Secara Khusus dalam Program MBG

26 Januari 2026 - 09:59 WIB

Susu MBG

Meski Jalan Provinsi, Wali Kota Bekasi Pastikan Penanganan Cepat

25 Januari 2026 - 07:59 WIB

Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Diproyeksikan Fungsional saat Idulfitri 2026

24 Januari 2026 - 13:51 WIB

Panen Emas Merah Putih di Hari Ketiga ASEAN Para Games 2025

24 Januari 2026 - 11:19 WIB

ASEAN Para Games
Trending di NEWS