Pemerintah Kembali Naikkan Cukai Hasil Tembakau, Ini Alasannya       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 4 Nov 2022 11:00 WIB ·

Pemerintah Kembali Naikkan Cukai Hasil Tembakau, Ini Alasannya


					Pemerintah Kembali Naikkan Cukai Hasil Tembakau, Ini Alasannya Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Pemerintah telah memutuskan untuk meningkatkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada rokok guna meningkatkan edukasi tentang bahaya merokok kepada masyarakat.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani, setelah mengikuti rapat terbatas mengenai kebijakan CHT tahun 2023 yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo, pada Kamis (03/11/2022), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Sesuai keputusan hari ini, Presiden telah menyetujui kenaikan cukai rokok sebesar 10 persen untuk tahun 2023 dan 2024,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Proyek Drainase Jalan Pangkalan 6 Kota Bekasi Diduga Asal Jadi

Menurut Menkeu, kenaikan tersebut akan berdampak pada berbagai golongan, seperti sigaret keretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret keretek tangan (SKT), dengan kenaikan masing-masing sebesar 11,5-11,75 persen untuk SKM, 12-11 persen untuk SPM, dan 5 persen untuk SKT. Kenaikan ini berlaku untuk tahun 2023, dengan kenaikan yang sama direncanakan untuk tahun 2024.

Sri Mulyani juga menginformasikan bahwa kebijakan kenaikan CHT juga berlaku untuk rokok elektronik, dengan kenaikan sebesar rata-rata 15 persen untuk rokok elektrik dan 6 persen untuk HPTL (Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya), yang akan berlaku selama lima tahun ke depan.

BACA JUGA:  Akibat Jalan Pangkalan 5 Bantargebang Rusak Berlubang, Satu Pengendara Motor Jadi Korban

Dalam penetapan CHT, pemerintah mempertimbangkan target penurunan prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun menjadi 8,7 persen sesuai dengan RPJMN tahun 2020-2024.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan konsumsi rokok, terutama di kalangan anak-anak dan meningkatkan edukasi masyarakat tentang bahaya merokok.

Meskipun demikian, pemerintah juga memperhatikan aspek-aspek lain dalam industri rokok, seperti tenaga kerja, pertanian, dan penanganan rokok ilegal.

BACA JUGA:  Polisi Bongkar Praktik Kecantikan Abal-Abal "Ria Beauty" di Jaksel

Penurunan prevalensi anak-anak merokok, konsumsi rokok di kalangan rumah tangga miskin, serta risiko stunting dan kematian juga menjadi pertimbangan dalam kebijakan ini.

Pemerintah berharap kenaikan tarif cukai rokok dapat mengurangi keterjangkauan rokok di masyarakat sehingga dapat mengurangi konsumsinya.

 

Editor: Uje

 

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan  

28 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Usung Tema Bermunajat Menjaga Alam Nusantara, Prabu Peduli Lingkungan Rayakan Milad ke-7

28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Prabu Peduli Lingkungan

Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Hadapi Nataru 2026/2027  

28 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Operasi Patuh 26 Oktober hingga 8 November 2026, Korlantas Kedepankan Edukasi Humanis

28 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Operasi Patuh

Sumpah Pemuda 2026: Ridwan Anthony Taufan Dorong Pemuda Berintegritas

28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sabu di Kebon Jeruk
Trending di NEWS