Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

NEWS · 9 Jul 2022 18:02 WIB ·

Taman Baca Masyarakat di Desa Cikarageman Setu, ‘Belajar Sambil Bermain’


Taman Baca Masyarakat di Desa Cikarageman Setu, ‘Belajar Sambil Bermain’ Perbesar

BEKASI – Taman Baca Masyarakat atau TBM adalah salah satu perpustakaan skala kecil untuk membaca yang kemudian juga bisa ditambah dengan adanya berbagai kegiatan atau aktivitas belajar lain.

TBM tentunya dapat memberikan dampak positif yang juga sebagai pendukung sarana pendidikan bagi masyarakat dengan menyediakan ruang untuk membaca.

Hal ini juga yang dilakukan sekumpulan muda mudi yang tergabung dalam komunitas Kejora Muda dan Pemuda Masjid Al-Magfiroh dengan membentuk sebuah Taman Baca Masyarakat atau TBM di lingkungannya.

Mereka memanfaatkan Majelis Ta’lim Al-Magfiroh sebagai tempat yang berlokasi di Kp. Sawah RT 003/003 Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

“Taman Baca Masyarakat ini kami mengusung tema BISAIN yaitu Belajar Sambil Bermain,” ungkap Mista yang akrab disapa bang Koik selaku pengurus Taman Baca Masyarakat pada Komunitas Kejora Muda dan Pema. (9/7).

Ia mengatakan bahwa kegiatan atau aktivitas Belajar Sambil Bermain ini rutin dilakukan pada setiap hari Minggu atau satu hari dalam satu pekan.

“Berhubung besok hari Minggu itu hari raya Idul Adha, makanya tadi mulainya di hari Sabtu. Biasanya waktunya itu dari jam 8 pagi sampai jam 10 siang,” katanya.

Mista menjelaskan awal dari pembentukan Taman Baca Masyarakat di lingkungannya itu, karena keprihatinannya terhadap anak-anak usia dini yang sudah mulai aktif menggunakan smartphone atau gedget.

Kemudian berinisiatif membentuk Taman Baca Masyarakat ini sejak 2019 lalu dengan harapan dapat mengubah pola anak-anak dalam bermain gedget.

“Makanya saya dan kawan-kawan berinisiatif bagai mana hari ini anak-anak bisa mengurangi bermain Hp. Nah di bikin lah kesibukan tiap hari Minggu pagi jam 8 sampai jam 10,” jelasnya.

Untuk target anak, kata dia, dari usia Paud sampai kelas 6 SD dengan jenis kegiatan yang bisa dilakukan seperti menghitung, membaca dan bermain.

Adapun pembimbing kegiatan belajar mengajar di Taman Baca Masyarakat itu, selain dari para relawan juga dibantu dengan adanya sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi.

“Sekarang alhamdulillah dibantu juga oleh Mahasiswa IPB KKN. Kemudian kedepannya kita juga berencana bakal menggarap bank sampah sebagai salah satu sumber daya yang dapat kita kelola secara bersama-sama,” pungkasnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan

20 Juni 2024 - 07:55 WIB

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya

Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol

19 Juni 2024 - 20:26 WIB

Polres Metro Bekasi

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

19 Juni 2024 - 20:08 WIB

Polsek Setu

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

SMP Negeri 5 Cikarang Barat

Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

19 Juni 2024 - 10:20 WIB

Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010

19 Juni 2024 - 00:44 WIB

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya
Trending di NEWS