Warga Keluhkan Sampah, Sarwin Dorong PSEL dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal       

Menu

Mode Gelap

POLITICAL · 8 Jul 2026 16:57 WIB ·

Warga Keluhkan Sampah, Sarwin Dorong PSEL dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal


Photo: Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar komisi I Sarwin Edi Saputra saat giat reses II tahun anggaran 2026  dilingkungan Warga Ciketing Udik (Doc.cam) Perbesar

Photo: Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar komisi I Sarwin Edi Saputra saat giat reses II tahun anggaran 2026 dilingkungan Warga Ciketing Udik (Doc.cam)

Konteksberita.com | Kota Bekasi – Persoalan sampah, kesehatan, pendidikan, hingga masa depan masyarakat di sekitar TPST Bantargebang menjadi sorotan dalam kegiatan serap aspirasi yang digelar Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar, Sarwin Edi Saputra, di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Rabu (8/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sarwin menegaskan dukungannya terhadap pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Bekasi.

Menurutnya, keberadaan PSEL diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan konvensional yang selama ini menyebabkan timbunan sampah terus meningkat.

BACA JUGA:  Survei Tahap 2 Bakal Calon Bupati Bekasi Tahun 2024, Mengerucut 24 Top Person

“PSEL harus menjadi solusi nyata bagi persoalan sampah yang selama ini dirasakan masyarakat Bantargebang,” ujarnya.

Namun demikian, Sarwin menekankan bahwa manfaat pembangunan tidak boleh hanya dirasakan pemerintah, melainkan juga masyarakat sekitar lokasi proyek.

Ia meminta agar warga lokal mendapatkan prioritas dalam kesempatan kerja yang tercipta dari pembangunan maupun operasional fasilitas tersebut.

“Tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas. Masyarakat sekitar harus memperoleh manfaat langsung dari pembangunan yang ada di wilayahnya,” katanya.

Selain itu, Sarwin mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya mengelola sampah yang masuk setiap hari, tetapi juga mengatasi timbunan sampah lama yang telah menggunung selama puluhan tahun.

BACA JUGA:  Caleg PKS Teti Lestari Ingin Mendirikan Pusat Oleh-oleh Khas Kabupaten Bekasi

Menurutnya, masyarakat berharap proyek PSEL mampu memberikan solusi terhadap persoalan lingkungan yang selama ini menjadi beban warga Bantargebang.

Pada kesempatan yang sama, Sarwin juga menyoroti berakhirnya kerja sama pengelolaan TPST Bantargebang antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi yang akan habis pada Oktober 2026.

Ia menilai pembahasan kerja sama baru harus menjadi momentum untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Bantargebang secara lebih maksimal.

“Selama ini warga hanya menerima kompensasi. Ke depan, kita ingin ada perhatian yang lebih besar terhadap sektor kesehatan, pendidikan, fasilitas pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Survei TBRC: Willem Wandik-Aloysius Giyai Pemenang Pilkada Papua Tengah

Sarwin menambahkan, berbagai masukan dari tokoh masyarakat, LPM, tokoh pemuda, serta aparatur wilayah akan dijadikan bahan perjuangan dalam pembahasan kebijakan ke depan.

Sebagai legislator yang mewakili Bantargebang, ia memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat agar masuk dalam agenda pembahasan kerja sama baru antara DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Jangan sampai masyarakat Bantargebang terus menanggung dampak lingkungan tanpa mendapatkan hak yang sepadan. Aspirasi warga akan terus kami perjuangkan,” tegasnya.

Imron R

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasbullah Ahmad Soroti Pembangunan SMA Negeri 20 Bekasi yang Belum Lengkap

11 Juli 2026 - 15:58 WIB

DPRD Bekasi Segera Bahas Perda LGBT dan Produk Halal

10 Juli 2026 - 22:00 WIB

Reses di Margahayu, Alit Dorong Solusi Banjir dan Tambah Insentif Kader Posyandu

10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Yenny Kristianti Desak Evaluasi Program Ketahanan Pangan Kota Bekasi

10 Juli 2026 - 08:28 WIB

Yenny Kristianti Dorong Ketahanan Pangan dan Bank Sampah Produktif di Bekasi Barat

9 Juli 2026 - 20:49 WIB

Ahmadi Soroti Kasus Salah Vaksin dan Maraknya LGBT di Bekasi

9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Trending di POLITICAL