Tuntut Ganti Rugi, Warga Hentikan Truk Proyek Tol Japek 2 Selatan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 27 Apr 2026 17:51 WIB ·

Tuntut Ganti Rugi, Warga Hentikan Truk Proyek Tol Japek 2 Selatan


Tuntut Ganti Rugi, Warga Hentikan Truk Proyek Tol Japek 2 Selatan. (Dok: Istimewa) Perbesar

Tuntut Ganti Rugi, Warga Hentikan Truk Proyek Tol Japek 2 Selatan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Sejumlah warga menghentikan aktivitas truk pengangkut tanah dalam proyek pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (27/4/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes atas belum dibayarkannya ganti rugi lahan yang telah digunakan untuk proyek tersebut.

Aksi penghentian ini bukan yang pertama kali. Warga tercatat telah melakukan aksi serupa hingga empat kali karena menilai proses pembebasan lahan tidak transparan dan merugikan pemilik tanah.

Salah satu pemilik lahan, Nia (34), mengungkapkan sebelumnya diminta menandatangani kesepakatan nilai ganti rugi dengan alasan mempercepat proses serta menghindari persidangan berulang. Namun, hingga kini pembayaran belum juga diterima.

“Nominal sudah ditentukan dan kami sudah tanda tangan. Namun, sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kami justru dirugikan karena nilai yang ditetapkan tidak sesuai, bahkan dipotong,” ujar Nia saat dilokasi.

BACA JUGA:  Disdukcapil Daerah Diminta Berikan Pelayanan yang Mudah, Cepat, Akurat, dan Gratis

Menurut Nia, kondisi di lapangan menunjukkan proyek Tol Japek 2 Selatan telah berjalan masif, mulai dari pengurukan, pengaspalan, hingga pengecoran. Namun, ironisnya hak warga sebagai pemilik lahan belum dipenuhi.

“Sudah hampir 4 tahun sejak proses ini berjalan. Tanah sudah jadi, tetapi kami belum dibayar,” katanya.

Ia juga menyoroti dugaan kendala administratif di Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang disebut belum menandatangani dokumen pencairan. Warga mengaku telah berulang kali mendatangi kantor BPN, tetapi belum mendapatkan kepastian.

“Ada 37 bidang tanah yang belum dibayar. Anehnya, beberapa yang nilainya besar justru sudah dibayarkan terlebih dahulu,” tambahnya.

BACA JUGA:  Tiga Pilar Kecamatan Bantar Gebang Pantau Pilkada 2024 Langsung ke TPS

Keluhan serupa disampaikan perwakilan warga lainnya, Oby Dinata (36). Ia menegaskan lahan yang disengketakan merupakan tanah bersertifikat sah, tetapi hingga kini belum mendapatkan ganti rugi.

“Kami sudah konfirmasi ke BPN Kabupaten Bekasi dan PPK dari PUPR, tetapi belum ada jawaban. Bahkan tanah kami disebut sebagai tanah negara, padahal jelas bersertifikat,” ujar Oby.

Ia menyebut proyek Tol Japek 2 Selatan yang termasuk dalam program strategis nasional telah berjalan sejak 2021. Namun, sebagian warga belum menerima pembayaran ganti rugi hingga saat ini.

“Tanah sudah diratakan, dicor, bahkan dipagari. Namun, kami belum menerima uang ganti rugi resmi,” katanya.

BACA JUGA:  Tiga Lembaga Gagas, Sosialisasikan Perlindungan Hukum Penelantaran Rumah Tangga

Oby menambahkan, saat ini terdapat sekitar 38 bidang tanah yang belum dibayarkan, serta puluhan bidang lainnya dengan kondisi serupa.

Warga berharap pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto, dapat segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka menegaskan tidak menolak pembangunan infrastruktur, tetapi meminta hak mereka sebagai pemilik lahan dipenuhi secara adil.

“Kami mendukung program pemerintah, tetapi mohon hak kami jangan diabaikan. Jangan menunggu viral baru ada keadilan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi maupun instansi terkait mengenai keterlambatan pembayaran ganti rugi lahan proyek Tol Japek 2 Selatan tersebut.

 

(Gibran)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

12 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kesejahteraan Guru

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimalkan Pajak Daerah, Kejar Target Rp3,8 Triliun

11 Juni 2026 - 15:18 WIB

Pajak Daerah

Ruislag Aset Desa Mekarwangi Tuntas, Aset Terjaga dan Fasilitas Meningkat

11 Juni 2026 - 14:43 WIB

Ruislag Aset Desa Mekarwangi

Ojol Dorong Pembentukan Asosiasi Nasional, Perkuat Kolaborasi dengan Polri

11 Juni 2026 - 11:26 WIB

Komunitas Ojol

Pengawasan Pajak Air Tanah Diperkuat untuk Dongkrak PAD Kabupaten Bekasi

11 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pajak Air Tanah

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Fokus Evaluasi

9 Juni 2026 - 09:08 WIB

Operasi Patuh 2026
Trending di NEWS