Dinkes Kabupaten Bekasi Vaksinasi 3.300 Calon Jemaah Haji       

Menu ✖

Mode Gelap

HEALTH · 27 Mar 2026 14:18 WIB ·

Dinkes Kabupaten Bekasi Vaksinasi 3.300 Calon Jemaah Haji


					Ilustrasi: Vaksinasi Jamaah Haji. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi: Vaksinasi Jamaah Haji. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Sebanyak 3.300 calon jemaah haji asal Kabupaten Bekasi mulai menerima vaksinasi meningitis dan polio yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, kawasan Cikarang Pusat, pada Kamis (26/03/2026) dan berjalan tertib dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arif Kurnia, menyampaikan bahwa vaksinasi ini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Menurutnya, perlindungan terhadap penyakit menular seperti meningitis dan polio menjadi prioritas mengingat kondisi ibadah haji yang padat dan membutuhkan fisik yang kuat.

Ia menegaskan bahwa vaksin diberikan agar para jemaah lebih siap secara kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah yang berlangsung cukup lama dan penuh aktivitas.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Usut Tuntas Penebangan Pohon di Jalan Riau, Izin Usaha Ikut Diperiksa

Kondisi lingkungan dan mobilitas tinggi selama haji dinilai dapat meningkatkan risiko penularan penyakit apabila tidak diantisipasi sejak awal.

“Vaksin ini penting agar bapak ibu semua calon jemaah haji bisa terhindar dari penyakit meningitis dan polio, karena kita ingin semuanya sehat selama menjalankan ibadah di sana yang berlangsung berhari-hari,” ujarnya.

Selain vaksinasi, para calon jemaah juga diimbau untuk mulai mempersiapkan kondisi fisik. Aktivitas seperti berjalan jauh hingga pelaksanaan lempar jumrah disebut membutuhkan stamina yang prima agar ibadah dapat dijalani dengan lancar tanpa kendala kesehatan.

BACA JUGA:  Lintas Mudik dan Bepergian Libur Lebaran Diprediksi Capai 193 Juta Orang

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bekasi, dr. Irfan Maulana, menjelaskan bahwa program vaksinasi ini menyasar seluruh calon jemaah yang telah terdaftar dan siap diberangkatkan tahun ini.

Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap agar pelayanan tetap tertib dan tidak terjadi penumpukan peserta.

Ia menambahkan, kegiatan vaksinasi berlangsung selama beberapa hari dengan kapasitas ratusan jemaah per hari. Program ini merupakan lanjutan dari pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan sejak November 2025, termasuk penentuan kelayakan istitha’ah kesehatan jemaah.

Setelah vaksinasi, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengecekan kondisi khusus bagi jemaah wanita usia subur menjelang keberangkatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi secara menyeluruh.

BACA JUGA:  Ketua LPM Desa Kertarahayu Tinjau Pembangunan Rutilahu

Tahun ini, keberangkatan jemaah haji Kabupaten Bekasi direncanakan melalui Bandara Kertajati di Bandara Kertajati, dengan total sekitar tujuh kloter penuh dan satu kloter gabungan.

Untuk mendukung pelayanan, Dinas Kesehatan juga menyiapkan 12 tenaga kesehatan kloter serta pendamping tambahan, termasuk untuk mendampingi jemaah lanjut usia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pihak Dinkes turut mengingatkan calon jemaah agar menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan, mengatur aktivitas, serta menghindari kelelahan agar tetap fit saat hari keberangkatan.

Mereka juga diimbau membawa obat-obatan pribadi untuk kebutuhan selama perjalanan ibadah sekitar 40 hari.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda 2026: Ridwan Anthony Taufan Dorong Pemuda Berintegritas

28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sabu di Kebon Jeruk

Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat, Jasa Raharja Gercep Pelayanan

26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

26 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Sindikat Promosi Judol di Makassar Diduga Raup Rp1,3 Miliar

25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Polres Jakbar Bongkar 43 Kasus Pencurian, 53 Orang Diamankan

23 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Trending di NEWS