Konteksberita.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, menggelar kegiatan Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) di kawasan Situ Rawalumbu, Minggu (1/2/2026). Aksi gotong royong ini menjadi langkah awal strategis untuk menghidupkan kembali potensi Situ Rawalumbu sebagai destinasi wisata lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Lurah Bojong Rawalumbu, Warjan, dan melibatkan aparatur kelurahan, Ketua RW 01 dan RW 41, para ketua RT, paguyuban warga, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat di sekitar kawasan situ.
Selain pembersihan area perairan dan bantaran situ, kegiatan juga dirangkai dengan penanaman pohon sebagai upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Lurah Bojong Rawalumbu, Warjan, menegaskan bahwa Situ Rawalumbu memiliki nilai strategis sebagai aset lingkungan sekaligus cikal bakal destinasi wisata unggulan di wilayahnya.
“Situ Rawalumbu adalah kebanggaan warga Bojong Rawalumbu. Tidak semua kelurahan di Kota Bekasi memiliki potensi wisata alam seperti ini. Kegiatan K3 hari ini menjadi titik awal untuk membangkitkan kembali fungsinya sebagai ruang wisata dan ruang publik,” ujar Warjan.
Menurutnya, pengembangan Situ Rawalumbu tidak bisa dilakukan secara instan atau seremonial. Dibutuhkan perawatan berkelanjutan serta keterlibatan aktif masyarakat agar kawasan tersebut benar-benar tumbuh menjadi destinasi wisata yang tertata dan bernilai ekonomi.
Ke depan, pihak kelurahan berencana membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai wadah resmi pengelolaan Situ Rawalumbu. Pokdarwis diharapkan mampu mengonsolidasikan peran warga dalam menjaga kebersihan, keamanan, hingga pengembangan potensi wisata kawasan.
“Kami ingin pengelolaan situ ini terarah dan konsisten. Dengan Pokdarwis, perawatan tidak berhenti di kegiatan K3 saja, tetapi berkelanjutan dan memiliki visi jangka panjang,” tegasnya.
Ketua RW 01 Bojong Rawalumbu, Nemin, menyambut baik langkah kelurahan yang melibatkan warga secara langsung sejak tahap awal pengembangan kawasan.
“Kami mengapresiasi inisiatif Pak Lurah dan jajaran. Kegiatan K3 dan penanaman pohon ini menjadi fondasi penting agar Situ Rawalumbu bisa berkembang sebagai destinasi wisata yang membanggakan warga Bekasi,” kata Nemin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi serta Sekolah Victory Plus yang turut menyumbangkan berbagai jenis tanaman untuk penghijauan kawasan situ.
Sementara itu, Ketua RW 41, Lias Suhendar, menegaskan komitmen warganya untuk terus bersinergi dalam mendukung pengembangan Situ Rawalumbu agar tidak tertinggal dibandingkan kawasan lain di Kota Bekasi.
“Kami siap mendukung penuh. Harapannya, Situ Rawalumbu ke depan tidak hanya menjadi wisata alam, tetapi juga berkembang sebagai pusat wisata kuliner dan penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai informasi, Situ Rawalumbu dibangun pada Agustus 2022 dengan luas sekitar 2.350 meter persegi. Kawasan ini berada di dua wilayah administratif, yakni RW 01 Kampung Rawa Roko dan RW 41 Kampung Markan, Kelurahan Bojong Rawalumbu.
Dengan kolaborasi lintas elemen dan perawatan yang berkesinambungan, Situ Rawalumbu diharapkan tumbuh menjadi destinasi wisata lingkungan yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Kota Bekasi.














