KONTEKSBERITA.com – Warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang tergabung dalam Organisasi Prabu Peduli Lingkungan, melakukan demonstrasi di TPA Burangkeng pada Rabu (21/1/2026). Mereka menuntut transparansi anggaran TPA Burangkeng dan meminta Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk segera melakukan sidak ke TPA Burangkeng.
Carsa Hamdani, perwakilan warga sekaligus Ketua Prabu Peduli Lingkungan, menyatakan bahwa Gubernur Jawa Barat harus turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi TPA Burangkeng, bukan hanya berpedoman pada data dan fakta di atas kertas.
“Kami menuntut Pemprov Jawa Barat, Gubernur KDM turun tangan mengawasi dan membenahi TPA Burangkeng, memastikan penonaktifkan Kadis LH Kabupaten Bekasi, mendorong transparansi dan akuntabilitas Pemkab Bekasi terkait pengelolaan sampah di TPA Burangkeng, menjamin dan melindungi hak masyarakat yang baik dan sehat atas adanya TPA Burangkeng, dan menjadikan TPA Burangkeng sebagai Zona kawasan rehabilitasi lingkungan,” ungkap Carsa Hamdani.
Carsa Hamdani juga menuntut kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk memperjelas dan mempercepat proses hukum kepada Kadis LH Kabupaten Bekasi, serta menuntut KPK melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam pengadaan sewa alat berat di TPA Burangkeng yang nilainya mencapai milyaran rupiah dari APBD Kabupaten Bekasi, serta puluhan alat berat milik Pemkab Bekasi yang dibiarkan mangkrak dan tidak difungsikan.
“TPA Burangkeng bukan hanya sekedar masalah internal Kabupaten Bekasi, melainkan masalah Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan. Pencemaran TPA Burangkeng tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat dan merusak ekosistem, tetapi juga mencoreng nama baik Jawa Barat, terlebih dengan adanya indikasi dugaan korupsi didalamnya,” tegas Carsa Hamdani.
Kepala UPTD Burangkeng, Samsuro Mardiansyah, menanggapi secara normatif demo warga di TPA Burangkeng. Menurutnya, terkait dengan pengadaan alat berat sudah melalui tahapan-tahapan yang benar.
“Alat berat total ada 22, terdiri 19 Eksavator dan 3 Dozer. Alat tersebut semua beroperasi,” singkatnya.
(Red/Sky)








