Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka Jaringan Judi Online Antar Daerah       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 21 Mei 2025 12:31 WIB ·

Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka Jaringan Judi Online Antar Daerah


Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka Jaringan Judi Online Antar Daerah Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap jaringan perjudian online lintas daerah yang beroperasi melalui situs BELO4D, MGO55, dan MGO77.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi bernomor LP/A/14/V/2025 yang dilayangkan pada 9 Mei 2025 oleh Dio Ardi Kurnia.

Melalui penyelidikan intensif, petugas berhasil menangkap dua orang tersangka. Tersangka pertama, berinisial A, diamankan di kawasan BSD City, Tangerang.

Ia diduga menyewakan dan menyediakan rekening bank untuk menampung dana deposit dari situs judi online.

BACA JUGA:  Usai Timnas Kalah dari Jepang, Erick Thohir Bilang Begini

“Penyelidikan kemudian mengarah pada tersangka utama berinisial JH, yang ditangkap di area parkir sebuah bank di Cipondoh, Kota Tangerang,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., pada Selasa (20/5/2025).

JH berperan sebagai pemasar (marketing) dengan tugas mempromosikan serta memantau aktivitas situs judi tersebut melalui media sosial.

Dalam penggeledahan terhadap JH, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain perangkat komputer, halaman Facebook bernama “Coach Sty” yang digunakan untuk menyebarkan iklan perjudian, file operasional situs MGO, serta paspor yang menunjukkan perjalanan ke Kamboja yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal.

BACA JUGA:  Dukung Keselamatan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Terima Penghargaan dari Radio Elshinta

Barang bukti lain yang diamankan meliputi sebuah mobil Hyundai Stargazer, telepon genggam, kartu ATM, serta senjata air gun.

Dari tersangka A, polisi juga menyita 27 buku tabungan dan kartu ATM dari berbagai bank yang digunakan untuk transaksi perjudian.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

BACA JUGA:  Polres Nabire Ungkap Kasus Pembunuhan Anak di Pantai PLTMG Kalibobo

Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam memberantas kejahatan siber, khususnya praktik perjudian online.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tubagus Amrie Wardhana, Praktisi Hukum Senior yang Tangani Beragam Perkara Nasional

27 Juni 2026 - 13:24 WIB

Dorong Desa Tangguh Iklim, Tim PKM Universitas Borobudur Serahkan Naskah Akademik Raperdes Sampah

26 Juni 2026 - 22:16 WIB

Gandhi S Rilis Single Dangdut Terbaru “Ketuk Pintu” Bersama HP Records

26 Juni 2026 - 11:30 WIB

Dirut PT MMS Ditahan Bareskrim dalam Kasus Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor Sawit

26 Juni 2026 - 10:57 WIB

Ekspor Sawit

Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja

26 Juni 2026 - 10:38 WIB

TemuKarya Karang Taruna Kota Bekasi: Darkam Berpeluang Kembali Pimpin Organisasi Secara Aklamasi

25 Juni 2026 - 13:27 WIB

Trending di NEWS