Penahanan Mahasiswi Pemilik Akun X Atas Dugaan Manipulasi Dokumen Elektronik Ditangguhkan Kepolisian       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 12 Mei 2025 18:40 WIB ·

Penahanan Mahasiswi Pemilik Akun X Atas Dugaan Manipulasi Dokumen Elektronik Ditangguhkan Kepolisian


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam sesi wawancara singkat. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam sesi wawancara singkat. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi mengumumkan penangguhan penahanan terhadap seorang mahasiswi berinisial SSS, yang merupakan tersangka dalam kasus dugaan penyebaran dokumen elektronik bermuatan pelanggaran kesusilaan dan manipulasi data autentik di media sosial X.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam sesi wawancara singkat pada Minggu malam (11/5/2025).

“Penangguhan penahanan diberikan oleh penyidik atas dasar permohonan yang diajukan oleh tersangka melalui kuasa hukumnya serta orang tuanya. Hal ini juga mempertimbangkan itikad baik dari tersangka dan keluarganya yang telah menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi,” jelas Brigjen Trunoyudo kepada awak media.

BACA JUGA:  DPMD Kabupaten Bekasi Adakan Workshop Dana Desa dan stunting

SSS sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/159/III/2025/SPKT Bareskrim Polri tertanggal 24 Maret 2025.

Ia ditangkap pada 6 Mei 2025 atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan mulai ditahan sejak 7 Mei 2025.

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa tiga orang saksi dan lima orang ahli, serta menyita sejumlah barang bukti yang kemudian dianalisis melalui forensik digital.

BACA JUGA:  Polsek Cikarang Barat Tangkap Komplotan Begal Sadis di Bekasi

Berdasarkan hasil penyidikan tersebut, penyidik menyimpulkan bahwa alat bukti yang ada cukup untuk menetapkan SSS sebagai tersangka dan melanjutkan proses hukum.

Meski demikian, penyidik memutuskan untuk menangguhkan penahanan dengan pertimbangan kemanusiaan. Brigjen Trunoyudo menjelaskan bahwa keputusan ini juga diambil dengan mempertimbangkan masa depan akademik yang bersangkutan.

“Penangguhan penahanan juga diberikan dengan memperhatikan aspek kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Seleksi CPNS 2024, Usia 40 Masih Bisa Ikut untuk Posisi Ini

Selain itu, melalui kuasa hukum dan keluarganya, SSS telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-7 Joko Widodo, serta pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) yang turut terseret dalam polemik publik akibat unggahan di media sosial tersebut.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polri Ingatkan Potensi Lonjakan Arus Balik, Masyarakat Diminta Manfaatkan WFA Usai Lebaran 1447 H

22 Maret 2026 - 20:34 WIB

Arus Balik

Habeas Corpus Law Firm Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kesadaran Hukum

22 Maret 2026 - 07:36 WIB

Posyan Mega Bekasi Hyper Mall Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jelang Idulfitri 2026

21 Maret 2026 - 08:21 WIB

Jasa Raharja Dukung Penuh Program Mudik IFG 2026, Utamakan Keselamatan Pemudik

20 Maret 2026 - 11:42 WIB

One Way Nasional Resmi Dimulai di Cikampek, Jasa Raharja Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

19 Maret 2026 - 13:42 WIB

157 Perusahaan di Jabar Dilaporkan Terkait Permasalahan THR

18 Maret 2026 - 17:37 WIB

Perusahaan di Jabar
Trending di NEWS