Polri Fokus pada Pencegahan Kecelakaan dan Pelanggaran ODOL Selama Mudik 2025       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 8 Mar 2025 04:02 WIB ·

Polri Fokus pada Pencegahan Kecelakaan dan Pelanggaran ODOL Selama Mudik 2025


Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Direktur Dirgakkum Korlantas Polri. (Dok: Istimewa) Perbesar

Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Direktur Dirgakkum Korlantas Polri. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri telah menyusun berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik.

Fokus utama dalam operasi ini adalah penindakan terhadap travel gelap, pelanggaran Over Dimension Overload (ODOL), serta pencegahan kecelakaan lalu lintas yang sering meningkat selama periode mudik.

Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Direktur Dirgakkum Korlantas Polri, menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat tindakan hukum untuk menciptakan perjalanan yang aman dan tertib bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas travel gelap dan pelanggaran ODOL yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, upaya pencegahan kecelakaan juga menjadi prioritas kami,” ujar Raden Slamet pada Jumat (7/3/2025).

BACA JUGA:  Antisipasi Bertambahnya Masalah Sosial di Bekasi, Nyumarno: Warga Pendatang Harus Sudah Punya Keterampilan

Tingginya angka kecelakaan dalam dua tahun terakhir menjadi perhatian serius. Pada 2023, tercatat 152.000 kasus kecelakaan, sementara pada 2024, jumlahnya sedikit menurun menjadi 150.000 kasus.

Untuk 2025, Korlantas Polri menargetkan penurunan yang lebih signifikan dengan memperkuat kegiatan preemtif, preventif, penegakan hukum, dan pelayanan publik.

“Penurunan angka kecelakaan menjadi target kami di 2025. Kami akan meningkatkan edukasi, patroli, serta penegakan hukum, bekerja sama dengan berbagai instansi terkait,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Kepala Desa Telajung Cikarang Barat, Samen S.Sos: Jabatan Adalah Amanah

Untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan tol, Korlantas Polri akan memperkuat patroli sebagai bagian dari Satgas Kamseltibcarlantas.

Tim ini terdiri dari Tim Traffic Accident Analysis (TAA), Tim Urai, dan Tim Rekayasa Lalu Lintas, yang bertugas merespons kemacetan dan kecelakaan dengan cepat dan efektif.

“Patroli di jalan tol harus dipersiapkan dengan matang. Kami akan bergabung dalam Satgas Kamseltibcarlantas untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman,” jelas Raden Slamet.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Buka MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Samarinda

Selain itu, potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan juga menjadi perhatian khusus.

Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengimbau petugas di lapangan untuk aktif mengatur arus kendaraan guna mencegah penumpukan di titik-titik rawan.

Dengan strategi ketat ini, diharapkan Operasi Ketupat 2025 dapat menciptakan arus mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polri Ingatkan Potensi Lonjakan Arus Balik, Masyarakat Diminta Manfaatkan WFA Usai Lebaran 1447 H

22 Maret 2026 - 20:34 WIB

Arus Balik

Habeas Corpus Law Firm Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kesadaran Hukum

22 Maret 2026 - 07:36 WIB

Posyan Mega Bekasi Hyper Mall Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jelang Idulfitri 2026

21 Maret 2026 - 08:21 WIB

Jasa Raharja Dukung Penuh Program Mudik IFG 2026, Utamakan Keselamatan Pemudik

20 Maret 2026 - 11:42 WIB

One Way Nasional Resmi Dimulai di Cikampek, Jasa Raharja Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

19 Maret 2026 - 13:42 WIB

157 Perusahaan di Jabar Dilaporkan Terkait Permasalahan THR

18 Maret 2026 - 17:37 WIB

Perusahaan di Jabar
Trending di NEWS