LBH Trinusantara Keadilan Dampingi Puluhan Korban Dugaan Penipuan Tenaga Kerja Lapor Polisi       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 27 Jan 2025 22:49 WIB ·

LBH Trinusantara Keadilan Dampingi Puluhan Korban Dugaan Penipuan Tenaga Kerja Lapor Polisi


LBH Trinusantara Keadilan Dampingi Puluhan Korban Dugaan Penipuan Tenaga Kerja di Mapolres Metro Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

LBH Trinusantara Keadilan Dampingi Puluhan Korban Dugaan Penipuan Tenaga Kerja di Mapolres Metro Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Didampingi Kuasa Hukum dari LBH Trinusantara Keadilan, puluhan orang yang diduga menjadi korban penipuan tenaga kerja di kabupaten Bekasi mendatangi Mapolres Metro Bekasi untuk membuat laporan polisi, pada Senin (27/1/2025).

Puluhan orang tersebut dijanjikan bisa bekerja di salah satu perusahaan dengan membayar sejumlah uang hingga jutaan rupiah kepada oknum penyalur tenaga kerja.

Namun sekian lama menunggu, mereka tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang diharapkan sesuai yang dijanjikan.

Melalui Kuasa Hukum LBH Trinusantara Keadilan, ADV Sutrisno, SH., MH., menyampaikan bahwa ada sekitar 43 orang yang diduga menjadi korban dugaan penipuan tenaga kerja.

Namun, ADV Sutrisno menyebut baru 23 orang yang memberikan Kuasa kepadanya untuk dilakukan pendampingan hukum.

BACA JUGA:  Dewas Pokja Sabaraya Sentil Iyan Priyatna Terkait Plh Pj Bupati Bekasi dan Plh Sekda

“Dari pengakuan para korban ada sekitar 43 orang yang diduga menjadi korban penipuan tenaga kerja. Namun, yang memberikan Kuasa kepada kami itu baru 23 orang untuk dilakukan pendampingan hukum,” kata ADV Sutrisno, SH., MH., kepada wartawan.

“Setelah para korban berkonsultasi dengan kami beberapa waktu lalu, dan telah adanya bukti-bukti akhirnya kami buat laporan polisi di Polres Metro Bekasi. 23 klien kami memutuskan lapor polisi atas dasar penipuan, para korban ini membayar administrasi bervariasi dari 7 sampai 8 juta dengan total kerugian ratusan juta rupiah,” kata ADV Sutrisno, SH., MH., kepada wartawan.

BACA JUGA:  Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Bekasi dan Tiga Pilar Siagakan Personel Pengamanan

Sementara itu, menurut salah seorang korban yang melapor, Putri, warga Tambelang, Kabupaten Bekasi, mengaku dirinya bersama puluhan korban lainnya memberikan uang dengan jumlah bervariasi kepada MA, yang diduga sebagai jasa penyalur tenaga kerja.

Putri sendiri telah memberikan uang kepada MA sebesar 8 juta rupiah, setelah dijanjikan mendapatkan pekerjaan di salah satu perusahaan ternama di kawasan Gobel Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

“Tanggal 13 November 2024, Saya sudah membayar administrasi sebesar 8 juta, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujar Putri.

Kronologis

Ia menceritakan awalnya, ia melihat status WhatsApp, dari temannya dalam unggahan itu tampak WA menawarkan loker di salah satu PT kawasan Gobel, Cikarang Barat.

BACA JUGA:  Ciptakan Kondusifitas Malam Hari, Polsek Setu Gencarkan Patroli Biru Bersama Mitra Kamtibmas

“Saya tertarik jadi tanya-tanya ke teman saya, lalu diarahkan untuk menghubungi WA (terlapor),” jelasnya.

Setelah sepakat, Ia pun mengirim berkas, melalui pesan, namun terlapor meminta pembayaran tersebut via tunai.

“Akhirnya janjian untuk bayar, jadi transaksinya di rumah terlapor, di jalan Perumahan Kartika Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi,” tambahnya.

Setelah tidak mendapatkan kabar mengenai pekerjaan tersebut, ia dan puluhan korban lainnya didampingi kuasa hukumnya memilih untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.

 

(Uje)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor 

16 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sidang Ade Kuswara Kunang: Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

16 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sidang Ade Kuswara Kunang

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional 

16 Juli 2026 - 10:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Sidak Peternakan Ayam di Permukiman Pasirgombong

15 Juli 2026 - 23:29 WIB

BUMDes Pasirgombong

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang Menguak, Eks Kabid Pasar Ditahan Kejari Bekasi

15 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

SMKN 1 Setu
Trending di NEWS