Polisi Perketat Pengamanan Bandara Internasional di Jabar, Cegah Transit TPPO       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 19 Des 2024 17:02 WIB ·

Polisi Perketat Pengamanan Bandara Internasional di Jabar, Cegah Transit TPPO


Bandara Internasional di Jawa Barat. (Dok: Istimewa) Perbesar

Bandara Internasional di Jawa Barat. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pengamanan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati diperketat setelah terungkapnya kasus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural yang diduga dapat berpotensi menjadi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Majalengka, Ipda Riyana, menyatakan bahwa pihak kepolisian setempat kini lebih fokus untuk meningkatkan pengawasan di kawasan BIJB, terutama melalui keberadaan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

“Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian akan memperketat pengawasan di BIJB Kertajati, dengan fokus utama pada Pos Pengamanan Nataru 2025,” ujar Riyana saat dikonfirmasi pada Kamis, 19 Desember 2024.

Dia berharap, dengan langkah pengawasan yang lebih ketat di BIJB Kertajati, pemerintah dan aparat kepolisian dapat mencegah pemberangkatan PMI secara nonprosedural yang merugikan dan membahayakan keselamatan calon pekerja migran.

BACA JUGA:  Jasan Supratman Bacalon Bupati Bekasi Hadiri Halal Bihalal DPC AWPI Kabupaten Bekasi

“Kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mencegah serta menindak sesuai dengan tugas dan wewenang kepolisian,” tegas Riyana.

Sebelumnya, tim gabungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berhasil menggagalkan pemberangkatan 21 calon PMI nonprosedural ke Timur Tengah. Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di dua lokasi, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dan BIJB Kertajati, Majalengka.

Di BIJB Kertajati, sidak pada Sabtu (14/12/2024) berhasil menggagalkan keberangkatan 16 perempuan yang hendak bekerja secara nonprosedural sebagai asisten rumah tangga di Arab Saudi dan Qatar melalui Singapura. Para korban kini berada di shelter BP3MI Jawa Barat untuk proses pemeriksaan dan pemulangan ke daerah asal.

BACA JUGA:  Pemdes Cikarageman Ternak Sapi Sebagai Program Ketahanan Pangan

Plt. Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker, Fahrurozi, mengungkapkan bahwa pemerintah sangat prihatin dengan masih maraknya praktik penempatan PMI secara nonprosedural yang berpotensi melanggar hak asasi manusia.

Menurutnya, pemberangkatan PMI secara nonprosedural berpotensi besar mengarah pada TPPO. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam praktik tersebut.

“Kemnaker sangat menyayangkan dan prihatin atas terus berlanjutnya praktik penempatan pekerja migran, khususnya ke Timur Tengah, secara nonprosedural. Ini harus segera dihentikan dan diberantas sampai ke akar-akarnya karena merugikan semua pihak, baik calon pekerja migran itu sendiri maupun keluarganya, bahkan merugikan reputasi negara,” ujarnya.

BACA JUGA:  Korlantas Beri Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Dakgar Lantas Rayon Jawa–Bali

Pemerintah akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam penempatan tenaga kerja secara nonprosedural, karena sangat berpotensi besar melanggar hak asasi manusia dan berisiko tinggi untuk terjadi TPPO.

“Oleh karena itu, sangat penting untuk menindak tegas dan memberikan hukuman berat kepada siapapun yang terlibat dalam proses penempatan pekerja migran secara nonprosedural,” tutupnya.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional 

16 Juli 2026 - 10:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Sidak Peternakan Ayam di Permukiman Pasirgombong

15 Juli 2026 - 23:29 WIB

BUMDes Pasirgombong

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang Menguak, Eks Kabid Pasar Ditahan Kejari Bekasi

15 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

SMKN 1 Setu

Raker 2026/2027: SMP Plus Al-Burhaniyah Target Cetak Generasi Islami Berprestasi

13 Juli 2026 - 22:10 WIB

SMP Plus Al-Burhaniyah

Ancaman Bom di SDN Jagakarsa, Polda Metro Minta Warga Tetap Tenang

13 Juli 2026 - 14:44 WIB

Bom di Jagakarsa
Trending di NEWS