Dewan Pers: Wartawan Sebagai Kontestan atau Timses di Pilkada 2024 Diminta Mundur       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 20 Sep 2024 11:02 WIB ·

Dewan Pers: Wartawan Sebagai Kontestan atau Timses di Pilkada 2024 Diminta Mundur


Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dewan Pers mengingatkan wartawan agar menjaga independensi mereka dalam meliput Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menekankan pentingnya peran media dalam proses pemilu untuk mempertahankan independensinya.

“Narasumber media yang terlibat sebagai kontestan atau tim sukses diminta untuk sementara waktu mengundurkan diri dari posisi sebagai wartawan atau yang terkait dengan pers,” ujar Ninik mengutip nasional.tempo.co pada Jumat.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Didampingi Menhan Prabowo Tinjau Pembangunan IKN

Beliau menjelaskan dua hal utama mengenai peran pers dalam Pilkada 2024, yaitu memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

“Media utama masih menjadi referensi utama masyarakat dalam menyediakan informasi, terutama melalui televisi,” tambahnya.

Selain itu, dalam melaksanakan tugasnya pada Pilkada 2024, wartawan harus menyajikan informasi secara lengkap, objektif, dan profesional untuk memelihara kepercayaan publik terhadap media.

BACA JUGA:  Ketua Bidang Organisasi Jabar Ahmad Suukri Apresiasi 51 Anggota Muda PWI Bekasi Raya

“Jika peran media mampu meningkatkan partisipasi publik dalam Pilkada, ini akan dianggap berhasil, karena media memberi kesempatan pada masyarakat untuk berdiskusi berdasarkan informasi yang disampaikan,” kata Ninik.

Totok Suryanto, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut Dewan memiliki dua target utama, yaitu sebagai fungsi pendidikan, informasi, hiburan, dan kontrol sosial di masyarakat.

BACA JUGA:  Bawaslu Minta Pemungutan Suara Ulang di 26 TPS Jateng, Ini Penyebabnya

Dia juga menyoroti pentingnya menjaga independensi media karena perannya dalam menghubungkan publik dengan informasi yang tepat.

“Publik diharapkan mendapatkan pencerahan dan informasi yang akurat dari media yang independen dan tidak memihak kepada salah satu kontestan,” jelas Totok.

 

(Red)
Sumber: nasional.tempo.co

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional 

16 Juli 2026 - 10:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Sidak Peternakan Ayam di Permukiman Pasirgombong

15 Juli 2026 - 23:29 WIB

BUMDes Pasirgombong

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang Menguak, Eks Kabid Pasar Ditahan Kejari Bekasi

15 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

SMKN 1 Setu

Raker 2026/2027: SMP Plus Al-Burhaniyah Target Cetak Generasi Islami Berprestasi

13 Juli 2026 - 22:10 WIB

SMP Plus Al-Burhaniyah

Ancaman Bom di SDN Jagakarsa, Polda Metro Minta Warga Tetap Tenang

13 Juli 2026 - 14:44 WIB

Bom di Jagakarsa
Trending di NEWS