Pemberantasan Judi Online Dilakukan Secara Sistematis dan Komprehensif       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 23 Mei 2024 14:33 WIB ·

Pemberantasan Judi Online Dilakukan Secara Sistematis dan Komprehensif


					Menkominfo, Budi Arie. (Dok: Istimewa) Perbesar

Menkominfo, Budi Arie. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat internal tentang kelanjutan pemberantasan judi online di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/05/2024) siang.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberantas judi online.

“Saya ingin menyampaikan kepada rekan-rekan bahwa sejak 17 Juli 2002 hingga 21 Mei 2024, atau kemarin, kami telah menurunkan 1.904.246 konten judi online. Selain itu, pemblokiran rekening dan e-wallet yang terafiliasi dengan judi online telah mencapai 5.364 rekening dan 555 e-wallet yang diajukan ke OJK dan Bank Indonesia,” ujar Menkominfo dalam keterangannya kepada media.

BACA JUGA:  Ketua PWI Bekasi Raya Kecam Oknum Guru Diduga Lecehkan Karya Jurnalistik

Ia menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai platform terkait perubahan kata kunci situs judi online.

Budi menyebutkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menemukan kata kunci baru untuk situs judi online di beberapa platform.

“Di Google terdapat 20.251 kata kunci, di Meta ada 2.637 kata kunci baru, yang terus kami kejar agar pemberantasan judi online di tingkat hulu bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga menemukan upaya penyisipan konten judi online ke dalam situs resmi, termasuk situs lembaga pendidikan dan lembaga pemerintah.

BACA JUGA:  Perluas Penggunaan IKD dalam Layanan Perbankan, Bank Jasa Jakarta Lanjutkan Kerja Sama dengan Dukcapil

Budi juga menyampaikan bahwa Kemenkominfo telah memberikan teguran kepada beberapa platform media sosial seperti TikTok, Google, dan Meta terkait temuan konten judi online di platform tersebut.

Selain teguran, pihaknya juga telah mengambil langkah tegas dengan menutup akses terhadap konten judi online.

“Sejak rapat terakhir tentang judi online pada 19 April hingga 21 Mei 2024, kami telah menurunkan 290.850 konten, jadi hampir 300.000 konten dalam sebulan, atau 10.000 konten judi online per hari. Termasuk pemblokiran rekening e-wallet sebanyak 300 dalam sebulan terakhir ini,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Segel Proyek Perumahan di Gumuruh yang Diduga Belum Miliki Izin

Menurutnya, pemberantasan judi online harus dilakukan secara sistematis dan komprehensif.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi dalam rapat tersebut memerintahkan pembentukan Satgas Judi Online.

“Sesuai arahan Presiden, akan dibentuk Satgas Judi Online yang diketuai oleh Menko Polhukam, dengan Ketua Bidang Pencegahan adalah Menkominfo, dan Ketua Bidang Penindakan adalah Kapolri,” jelas Budi.

Ia menegaskan bahwa Satgas Judi Online tersebut akan bekerja melakukan upaya konkret dan memberikan dampak nyata dalam pemberantasan judi online di tanah air.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Produksi Oli MARS Ilegal di Mojokerto, FR Diamankan

7 November 2026 - 12:27 WIB

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu
Trending di NEWS