Jokowi Tekankan Bank Pembiayaan Agar Permudah UMKM       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 8 Des 2023 13:06 WIB ·

Jokowi Tekankan Bank Pembiayaan Agar Permudah UMKM


Presiden Joko Widodo. (Dok: Istimewa) Perbesar

Presiden Joko Widodo. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya kemudahan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam acara pembukaan UMKM Expo(rt) Brilianpreneur pada Kamis (07/12/2023) di Jakarta Hall Convention Center, Jakarta.

Jokowi menggarisbawahi perlunya perbankan untuk lebih memudahkan akses pembiayaan UMKM.

“Dorongan yang selalu saya sampaikan terkait pembiayaan UMKM. Ini harus dipermudah karena saat ini penyaluran kredit perbankan ke sektor UMKM hanya sekitar 21 persen dari total kredit yang ada, dan mayoritasnya berasal dari BRI,” ungkap Presiden.

Beliau juga menyoroti bahwa penyaluran kredit untuk UMKM di Indonesia masih jauh lebih rendah dibandingkan negara lain seperti Tiongkok (65 persen), Jepang (65 persen), dan India (50 persen).

BACA JUGA:  Inisiatif BUMN Dorong Ruang Publik Lebih Sehat Lingkungan

Oleh karena itu, Presiden mendesak pihak terkait untuk memperbaiki regulasi guna mendukung kemudahan akses pembiayaan ini.

Presiden juga mengingatkan bahwa tidak semua UMKM memiliki aset atau agunan, sehingga perlu melihat prospeknya.

“Kita tidak hanya melihat asetnya, tapi juga prospeknya. Meskipun tidak ada agunan, tapi jika prospeknya bagus, seharusnya mereka juga bisa mendapatkan kredit,” katanya.

Beliau memberikan apresiasi kepada pelaku UMKM dan mitra yang telah berperan dalam perekonomian nasional serta menciptakan lapangan kerja.

BACA JUGA:  Program Rutilahu Ditargetkan Rampung November 2023

“UMKM menyumbang sekitar 61 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Ini sungguh penting,” tambahnya.

Presiden juga menekankan pentingnya UMKM untuk bertransformasi digital agar dapat menguasai pasar lokal, ekspor, dan pasar global.

“Ekspor produk UMKM saat ini masih rendah, hanya sekitar 15,7 persen, sementara negara seperti Singapura mencapai 41 persen dan Thailand 29 persen. Ini adalah tantangan besar bagi kita,” tegasnya.

Beliau juga menyarankan agar UMKM senantiasa mengikuti permintaan pasar, menyesuaikan tren yang ada, dan memperbaiki aspek-aspek seperti warna, desain, dan kemasan produk agar tetap relevan dengan selera pasar.

BACA JUGA:  Hadirkan Inovasi Buka Rekening Investasi BRIGHTS via BRImo, BRI Danareksa Raih ICAII 2023

Selain itu, Presiden memberikan apresiasi terhadap pameran UMKM yang diinisiasi oleh BRI sejak 2019, berharap pameran ini dapat menjadi lebih besar di masa depan.

“Saya menghargai Brilianpreneur ini. Produk yang ditampilkan di pameran ini sangat baik dalam kurasi, kemasan, dan branding. Yang paling penting adalah bagaimana pameran ini mempertemukan pelaku UMKM dengan para pembeli,” tutupnya.

 

Editor: Uje
Sumber: Humas Setkab

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka   

2 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Korban Pengeroyokan Tanjung Priok Diduga Diculik Sebelum Tewas

1 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pengeroyokan Tanjung Priok

Anthony Andhika Law Firm Ucapkan Selamat kepada Kapolri Suyudi

1 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Anthony Soroti Hukum dan Keadilan

1 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Burangkeng-Ciledug Dikeluhkan Pedagang, Omzet Anjlok karena Akses Tertutup

30 September 2026 - 17:27 WIB

Jalan Burangkeng-Ciledug

Polsek Setu Kawal Pelantikan 11 Pj Kades di Kecamatan Setu

29 September 2026 - 17:11 WIB

PJ Kades Setu
Trending di NEWS