Pimpinan Ponpes Cabul di Cianjur Pakai Modus Transfer Ilmu       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 21 Agu 2023 20:52 WIB ·

Pimpinan Ponpes Cabul di Cianjur Pakai Modus Transfer Ilmu


Ilustrasi Pelecehan dan Pencabulan. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Pelecehan dan Pencabulan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pimpinan sebuah pondok pesantren (ponpes) di Cianjur, Jawa Barat, yang dikenal dengan inisial MI (35), terlibat dalam tindakan cabul terhadap para santriwati.

MI menggunakan taktik transfer ilmu dan pengobatan sebagai modus dalam melakukan perbuatan tercela ini.

“MI menggunakan modus membuka aura dan transfer ilmu. Dia mengklaim bahwa dengan mengikuti ritual ini, para korban akan menjadi pintar dengan cepat dan aura mereka akan terbuka. MI bahkan menggunakan kain kafan untuk menutupi korban selama ritual, agar aksinya terlihat lebih meyakinkan. Namun, pada kenyataannya, korban justru dilecehkan dan disetubuhi,” ujar Iptu Tono Listianto, Kasat Reskrim Polres Cianjur, seperti dilansir dari detikJabar pada Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:  Proyek Drainase Jalan Pangkalan 6 Kota Bekasi Diduga Asal Jadi

Para santriwati yang masih di bawah umur ini menjadi korban cabul oleh MI, baik di ruangan khusus maupun di toilet di lingkungan ponpes.

Kuasa hukum salah satu korban, Topan Nugraha, menjelaskan bahwa korban pertama-tama dipersiapkan agar tidak bisa memberontak atau bahkan berteriak.

Tindakan pelaku terungkap ketika orang tua salah satu santriwati melihat bahwa anaknya terlihat murung.

“Salah satu korban yang usianya baru 14 tahun sering terlihat sangat murung. Setelah ditanya oleh orang tuanya, terungkap bahwa korban sering kali dilecehkan dan bahkan disetubuhi oleh pelaku. Oleh karena itu, orang tua korban melaporkan kejadian ini kepada kami untuk meminta pendampingan dalam proses hukum,” kata Topan Nugraha.

BACA JUGA:  Aliansi Ormas Bekasi, SMSI & Brimob Kompak Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih Kepada Pengguna Jalan

Korban enggan memberi tahu mengenai tindakan tersebut karena mereka diancam oleh pelaku dan keluarganya akan diguna-guna.

“Ancaman yang diterima korban tidak hanya bersifat fisik. Ancaman lainnya adalah bahwa jika mereka melaporkan kejadian ini, keluarga korban akan menjadi sasaran guna-guna. Inilah yang membuat korban takut,” tambahnya.

Belum diketahui berapa lama MI telah melakukan perbuatan ini. Namun demikian, Topan menyatakan bahwa sudah ada laporan dari lima korban yang mengalami hal serupa.

“Sebelumnya, tiga korban telah melapor kepada kami. Kemudian, dua orang melaporkan kasus serupa kemarin. Jadi, total sudah ada lima korban yang melaporkan bahwa mereka dilecehkan dan disetubuhi oleh pelaku yang sekaligus merupakan pendiri dan pimpinan pondok pesantren di Takokak,” lanjut Topan.

BACA JUGA:  Disbudpora Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Wasit Esport

Pelaku Sempat Melarikan Diri

MI sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi. Pelaku berhasil diamankan di rumah keluarganya di Kabupaten Sukabumi pada hari Selasa (15/8).

“Setelah menerima laporan dari korban dan berita menyebar, pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya di Kabupaten Sukabumi. Setelah berhasil melacak keberadaannya, petugas segera mendatangi tempat persembunyian pelaku dan berhasil menangkapnya,” ungkap Iptu Tono Listianto dari Polres Cianjur saat ditemui di Mapolres Cianjur pada Selasa (15/8/2023).

“Setelah proses pemeriksaan selesai, kami akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai motif, modus, dan jumlah korban secara keseluruhan,” tambahnya.

 

Editor: Uje
Sumber: DetikCom

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Advokat Kantor Hukum Madjid & Partners Siap Mengawal & Mendukung untuk Kemenangan Mahmud Al-Hushori sebagai Kepala Desa Setia Darma 2026-2034

24 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Kepala Desa Setia Darma

Polsek Setu Gelar OKJ di Perbatasan Setu–Cimuning, Amankan 1 Motor Bodong

23 Agustus 2026 - 12:57 WIB

OKJ Polsek Setu

PN Cikarang Tegas, Nyumarno Cs Tetap Ditahan

20 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling

20 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Penyelundupan Sisik Trenggiling

Pelatihan SIM Persampahan, Universitas Borobudur Dorong KISUCI Kelola Sampah Berbasis Digital

20 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Jasa Raharja Perkuat Budaya Risiko untuk Dorong Transformasi Pelayanan kepada Masyarakat melalui Risk Townhall 2026 

19 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Trending di NEWS