Mahasiswa Jadi Korban Mutilasi di Sleman, Polisi Selidiki Motif Pelaku       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 16 Jul 2023 15:16 WIB ·

Mahasiswa Jadi Korban Mutilasi di Sleman, Polisi Selidiki Motif Pelaku


Ilustrasi Korban Mutilasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Korban Mutilasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan bahwa potongan tubuh seorang mahasiswa dengan inisial R, korban mutilasi di Sleman, telah ditemukan di lima lokasi sejak penemuan pertama pada hari Rabu (12/7) kemarin.

“Potongan tubuh yang ditemukan berada di TKP awal, dan kemarin kita menemukan satu potongan kepala serta beberapa potongan tubuh lainnya. Total ada lima lokasi,” kata Kombes Pol FX Endriadidi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, di markasnya, Sleman, pada hari Minggu (16/7).

Endriadi menjelaskan bahwa potongan tubuh yang telah ditemukan sejauh ini meliputi tangan kiri, dua potong mata kaki, dan dua bagian tubuh lainnya yang tidak berbentuk lagi.

BACA JUGA:  Pasca Dualisme GMNI, Ketua DPC Bekasi Tegaskan Organisasi Kembali Bersatu

Selain itu, bagian tubuh lainnya seperti kepala ditemukan setelah polisi menginterogasi kedua pelaku yang memiliki inisial RD dan W.

Mereka merupakan warga DKI Jakarta dan Magelang yang ditangkap di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (15/7) malam.

“Mereka melarikan diri, dan penangkapan mereka berjalan tanpa perlawanan,” tambah Endriadi.

Dari proses identifikasi potongan tubuh di RS Bhayangkara dan pengakuan kedua pelaku, polisi dapat memastikan bahwa korban adalah seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang berasal dari Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Korban dengan inisial R ini sebelumnya masuk dalam daftar orang hilang di Polsek Kasihan, Bantul.

BACA JUGA:  Ramalan BMKG Soal Suhu Panas di Indonesia, Sampai Kapan?

“Selama perjalanan dari Bogor ke sini (Mapolda DIY), kami melakukan interogasi untuk mengetahui di mana mereka membuang potongan-potongan tersebut,” ujar Endriadi.

Endriadi juga menyebut bahwa korban dan kedua pelaku saling kenal. Dugaan sementara adalah bahwa R dieksekusi oleh RD dan W di sebuah rumah kost di daerah Triharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman.

“Pelaku bukan mahasiswa. Salah satunya adalah karyawan kuliner di Jogja, sedangkan yang lainnya adalah penjual kue,” jelas Endriadi.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif kedua pelaku dalam melakukan tindakan ini.

Mereka juga sedang mencari sisa tubuh korban yang masih hilang serta mencoba mengungkap penyebab dan waktu kematian korban.

BACA JUGA:  Pemdes Muktijaya Setu Prioritaskan Usulan Pembangunan Infrastruktur Jalan

“Kami masih mencari potongan tubuh yang belum ditemukan, dan kami akan mengungkapkan perkara ini secara terang benderang,” tutup Endriadi.

Awalnya, sejumlah potongan tubuh ditemukan di area Sungai Bedog, Bangunkerto, Turi, Sleman, DIY, pada Rabu (12/7) malam.

Kombes Pol Yuswanto Ardi, Kepala Kepolisian Resort Sleman, menyebut bahwa potongan tubuh tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di bawah jembatan penghubung antara Dusun Bangunkerto dan Wonokerto. Warga tersebut kemudian melaporkannya kepada kepolisian setempat.

 

Editor: Uje
Sumber: CNN Indonesia

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kades Tamanrahayu Terpilih, Emin Suryana Alias Bang Jibril Tinjau Langsung Lokasi Rencana Perbaikan Jalan Dahuan

8 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Kades Tamanrahayu Terpilih

Jasa Raharja Dorong Keselamatan sebagai Fondasi Transportasi   

7 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dua Orang Ditangkap, Kasus Senpi AR-15 Bergulir ke Jakarta

6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Senpi AR-15

Bayi Ditemukan di Teras Rumah, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timur  

4 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka   

2 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Trending di NEWS