KONTEKSBERITA.com – Polisi menyelidiki penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditinggalkan di teras rumah warga di Komplek Mekar Sari RT 18, Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin, Senin (5/10/2026).
Bayi tersebut diperkirakan masih berusia sekitar dua hingga tiga pekan. Keberadaannya diketahui setelah warga melapor kepada kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Iptu Indra Permadi membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Menurutnya, polisi kini mengumpulkan informasi untuk mengungkap identitas orang yang diduga meninggalkan bayi.
“Berdasarkan laporan masyarakat, ditemukan seorang bayi laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar dua atau tiga minggu. Bayi tersebut ditinggalkan di teras rumah warga,” ujar Indra.
Untuk mengungkap kasus itu, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah warga. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu polisi menemukan petunjuk mengenai keberadaan pihak yang diduga meninggalkan bayi.
Indra mengatakan, tindakan meninggalkan atau menelantarkan bayi dapat berujung pada proses hukum karena merupakan tindak pidana.
Usai ditemukan, bayi segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sultan Suriansyah. Di rumah sakit, bayi mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis untuk memastikan kondisinya.
Polsek Banjarmasin Barat juga telah berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemerintah Kota Banjarmasin terkait penanganan bayi tersebut.
“Sudah kami koordinasikan dengan UPTD PPA Pemerintah Kota Banjarmasin. Tadi malam bayi langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Indra.
Selanjutnya, UPTD PPA akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai perawatan dan langkah penanganan bayi tersebut.
Sementara itu, penyelidikan masih berlangsung. Polisi berupaya mengidentifikasi pihak yang diduga sengaja meninggalkan bayi di lokasi tersebut.
Apabila pelaku berhasil ditemukan, polisi menyebut yang bersangkutan dapat dikenakan Pasal 430 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pasal tersebut memuat ancaman pidana penjara hingga 3,6 tahun.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mudah-mudahan pelaku penelantaran bayi ini segera dapat terungkap,” pungkas Indra.
(Red)

















