konteksberita.com | JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda berbakat, Griselda Widianti. Berkat kerja keras, disiplin latihan, serta doa dan dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Griselda sukses meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) II INASSOC 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Sang ibu, Nina, mengaku perjalanan putrinya menuju puncak prestasi bukanlah proses yang mudah. Berbagai pengorbanan waktu, tenaga, hingga perasaan telah dilalui demi mendukung karier olahraga Griselda.
“Dia anak perempuan satu-satunya. Saya support penuh sejak awal. Saat dia harus tinggal di asrama selama tiga tahun, saya sering menangis karena merasa kehilangan. Setiap minggu saya datang menjenguknya,” ujar Nina. Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, setiap kali Griselda bertanding, rasa gugup justru lebih dirasakan oleh dirinya sebagai orang tua. Bahkan, ia mengaku tak pernah berhenti memanjatkan doa selama putrinya berlaga.
“Saya selalu berdoa dan membaca Al-Fatihah terus-menerus ketika dia bertanding. Kalau dia tidak juara, justru saya yang sedih karena selama ini dia terbiasa meraih juara,” katanya.
Berawal dari Latihan Iseng di Rumah
Nani mengungkapkan, bakat Griselda mulai terlihat sejak kecil. Awalnya, sang ayah mengajaknya berlatih secara santai di rumah. Dari latihan sederhana tersebut, kemampuan Griselda langsung mencuri perhatian keluarga.
“Awalnya hanya iseng. Papanya mengajak latihan dan memberikan target. Saat dicoba, ternyata dia langsung bisa mengenai sasaran. Dari situ kami sadar dia memiliki bakat dan akhirnya kami mencari pelatih terbaik untuk mendukung perkembangannya,” ungkap Nina.
Sejak saat itu, kedua orang tua Griselda berkomitmen memberikan dukungan maksimal, baik dari sisi materi maupun pendampingan selama proses latihan dan kompetisi.
Koleksi Prestasi yang Terus Bertambah
Prestasi Griselda tidak hanya berhenti di Kejurnas II INASSOC 2026. Atlet muda tersebut sebelumnya telah menorehkan berbagai pencapaian membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
Nani menyebut putrinya telah dua kali menjadi juara pada ajang internasional AA IPSC. Sementara di tingkat nasional, Griselda telah mengoleksi sekitar 40 gelar juara pertama.
Tak hanya berprestasi di bidang olahraga, Griselda juga menunjukkan pencapaian akademik yang membanggakan. Ia diterima di sekolah berasrama melalui jalur prestasi dan berhasil lulus sebagai salah satu siswa terbaik.
Harapan Menjadi Wakil Indonesia
Keberhasilan meraih dua emas di Kejurnas II INASSOC 2026 semakin membuka peluang Griselda untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Bahkan, ia telah dilirik untuk memperkuat persiapan berbagai ajang besar mendatang.
“Kami berharap dia bisa terus berkembang dan suatu hari menjadi atlet yang mewakili Indonesia di tingkat internasional. Itu cita-cita dan harapan kami sebagai orang tua,” ujar Nina.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, serta keluarga besar INASSOC yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan karier putrinya.
Menurut Nina, Griselda mulai bergabung di lingkungan INASSOC berkat ajakan Ketua Umum Speed Shooter Indonesia, Aan. Sejak itu, Griselda mendapatkan dukungan penuh dan berhasil meraih medali emas pada debutnya di FORNAS NTB serta kembali mengulang kesuksesan pada Kejurnas II INASSOC 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, dedikasi, serta dukungan keluarga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa.
Imron R









